Pilkada Lotim, SUKMA Pertimbangkan untuk Tidak Deklarasi

Mataram (Suara NTB) – Paket pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmi dan H. Rumaksi, SJ, (SUKMA), tidak akan menggelar acara deklarasi besar-besaran untuk memperkenalkan pasangan calon ini. Karena kegiatan deklarasi dinilai hanya akan menghamburkan biaya dalam jumlah yang tidak sedikit.

Demikian disampaikan oleh Bakal Calon Wakil Bupati, H. Rumaksi, SJ yang dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 5 September 2017 kemarin. Menurutnya, acara deklarasi bagi pasangan SUKMA tidak terlalu mendesak untuk dilaksanakan.

Iklan

“Kita pertimbangkan untuk tidak melakukan deklarasi, pemborosan. Kita juga tidak punya cukup dana, kita ini calon miskin. Beda dengan calon lainnya yang banyak uangnya, jadi biarlah yang lain deklarasi,” kata Rumaksi.

Dikatakan Rumaksi, jika hanya untuk mengumpulkan massa, pihaknya akan memanfaatkan momentum pendaftaran di KPU untuk muncul ke publik dengan menggunakan massa yang cukup besar, disertai sejumlah partai pendukung. Dengan konsep yang demikian, pasangan SUKMA menilai lebih efektif dan efisien, yakni satu kali kerja dua agenda terlaksana.

“Nanti pas daftar di KPU saja kita kumpulkan pendukung dan partai. Memang rencananya kamarin Bulan November, tapi kita melihat situasi, ya nanti samaan saja sama pas mendaftar itu,” jelasnya.

Rumaksi mengaku, pasangan SUKMA telah mengantongi dukungan dari beberapa partai politik. Bahkan sejumlah partai telah menemui pihaknya untuk menyampaikan hasil pleno masing-masing. Akan tetapi, ia tidak menyebutkan partai apa saja yang sudah resmi memberikannya dukungan.

Dari sejumlah sumber yang dihimpun Suara NTB, pasangan SUKMA saat ini paling diunggulkan. Sehingga diyakini banyak partai yang akan menjatuhkan dukungannya pada paket ini. Bahkan dari beberapa survei yang dilakukan oleh sejumlah partai, paket SUKMA, selalu menempati posisi teratas dari calon lainnya.

Pengakuan terkait keunggulan SUKMA dalam berbagai survei elektabilitas itu, juga datang dari PKB. Salah satu politisi PKB yang kini duduk di DPRD NTB, H. Makmun, SH, kepada Suara NTB menyampaikan bahwa hasil survei internalnya menepatkan SUKMA pada urutan tertinggi. Bahkan mengalahkan kandidat bakal calon bupati internalnya sendiri, yakni TGH. Najamudin Mustofa.

“Hasil survei kami memang pasangan SUKMA ini unggul, dari calon lainnya. Tapi meskipun demikian, kami belum memutuskan arah dukungan, karena masih berproses. Kita tidak tahu nanti arahnya ke mana, apakah ke SUKMA atau H. Najamuddin, karena hanya mereka berdua yang mendaftar di partai kami,” jelasnya. (ndi)