Pilkada KSB, PBB Tak akan Biarkan Petahana Melawan Kotak Kosong

Junaidi Arif (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dari sejak awal tiga partai politik yakni Partai Demokrat, PAN dan PBB berkomitmen kuat untuk berkoalisi di Pilkada Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Pasalnya hanya tiga partai itu yang tidak ikut bergabung mendukung pasangan calon Petahana KSB, Musyafirin-Fud Syaifuddin.

Koalisi tiga partai itu diharapkan dapat mengusung satu pasangan calon, sehingga pasangan petahana memiliki lawan. Hal itu juga menjadi harapan dari Musyafirin-Fud, dengan tidak mengambil dukungan tiga partai itu, diharapkan petahana di KSB tidak melawan kotak kosong.

Iklan

Namun demikian, komitmen koalisi yang dibangun tiga partai itu berantakan di tengah jalan, setelah PAN akhirnya memutuskan mendukung petahana. Kini hanya tinggal Demokrat dan PBB saja yang masih bertahan dan berusaha mengusung pasangan calon penantang bagi Petahana di KSB, tapi sayang kursi dua partai belum cukup untuk mengusung pasangan calon ke KPU.

Ketua DPW PBB NTB, Junaidi Arif yang dikonfirmasi terkait konstelasi politik di KSB tersebut mengatakan meskipun ditinggalkan PAN. Pihaknya masih belum menyerah untuk bisa menyediakan lawan bagi calon petahana.

“Kita masih tetap intens berkomunikasi dengan Demokrat, meski PAN sudah ke sana (Petahana). Kita akan usahakan KSB tidak melawan kotak kosong,” katanya kepada Suara NTB, Jumat, 3 Juli 2020.

Lantas dengan partai mana lagi PBB dan Demokrat akan berkoalisi untuk mencukupi syarat bisa mengusung pasangan calon di KSB. Sementara diketahui semua partai politik selain kedua partai telah diborong oleh petahana.

Junaidi Arif mengaku bahwa partainya masih menaruh harapan kepada partai Nasdem. Sampai saat ini Nasdem di KSB belum memutuskan arah dukungannya. Dengan demikian PBB berharap Nasdem bisa ikut bergabung untuk menghindari Petahana di KSB melawan kotak kosong.

  Pasangan Nuryasin-Mustakim Pecah Kongsi di Pilkada KSB

“Kan masih ada Nasdem, dan kita aktif komunikasi dengan mereka sampai saat ini, insyaallah lah, kita usahakan KSB tidak melawan kotak kosong,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Ketua DPW PAN NTB, H. Muazim Akbar mengatakan bahwa DPP telah memutuskan untuk Pilkada KSB, dukungan PAN diberikan kepada petahana, Musyafirin-Fud. SK dukungan DPP juga dalam waktu dekat akan segera diserahkan.

Namun demikian Muazzim menolak dikatakan jika partainya menarik diri dari koalisi Biru yang dibangun bersama Demokrat dan Nasdem. Menurutnya PAN tetap menjalin komitmen dengan koalisi biru, namun untuk dibeberapa daerah memang koalisi biru tak bisa dipaksakan.

“Kita tetap dengan koalisi biru, misalnya di Mataram, kan kita sama-sama mendukung pasangan Baihaqi-Diyah Ganefi, bersama Demokrat,” tegas Muazzim. Ketua DPC Partai Demokrat KSB, Mustakim Pattawari sendiri belum bisa dikonfirmasi terkait dengan arah Partai Demokrat pasca ditinggalkan PAN. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here