Pilkada Kota Mataram, Kampanye Aman Jadi Prioritas

Lalu Martawang. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Tensi politik di Kota Mataram disebut masih terkendali. Terutama di masa kampanye bagi empat pasangan calon (paslon) yang maju pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Mataram 2020. “Kemarin dari rapat Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) di Mataram dilaporkan semuanya masih berjalan di koridor yang menjadi kesepakatan bersama,” ujar Ketua Desk Pilkada Kota Mataram, Lalu Martawang saat dikonfirmasi, Minggu, 18 Oktober 2020.

Menurutnya, ada dua hal yang menjadi catatan Desk Pilkada saat ini. Yaitu potensi gangguan kamtibmas dan kampanye aman dari paslon yang juga mengikuti protokol pencegahan penularan virus corona (Covid-19). Berdasarkan catatan pihaknya, sampai saat ini belum ditemukan adanya riak-riak yang menimbulkan ganguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Termasuk untk pelanggaran protokol Covid-19.

Iklan

“Kita berterimakasih pada seluruh paslon dan tim sukses yang sama-sama memahami kondisi kita yang ada dalam wabah pandemi covid ini. Maupun cara yang dipakai paslon menyampaikan visi-misi sebagai preferensi masyarakat agar memberikan dukungan,” jelas Asisten I Setda Kota Mataram tersebut.

Pihaknya berharap Kota Mataram dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk penerapan pilkada serentak 2020 yang aman dan kondusif. Di mana pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota disebutnya dapat membanggakan dan berjalan sesuai koridor yang disepakati bersama. “Di Mataram ini paslon melakukan kampanye di tempat yang sudah dikeluarkan izinnya oleh Polres. Masing-masing tim sukses juga meminta rekomendasi yang dikeluarkan Gugus Tugas Covid-19 Kota Mataram,” ujarnya.

Selain itu, pemantauan juga dilakukan oleh seluruh struktur pemerintahan yang ada mulai dari tingkat paling bawah seperti RT. Termasuk pengawasan langsung dari pihak terkait seperti Polresta Mataram dan Bawaslu.

“Mereka hadir di situ dalam konteks memantau kampanye yang dilakukan masing-masing paslon. Termasuk kita juga mengantisipasi hoaks yang beredar dengan pemantauan langsung oleh tim dari Polresta Mataram dan Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informastika) Kota Mataram,” ujar Martawang.

Berdasarkan hasil pengawasan tersebut, pihaknya belum menemukan tersebarnya konten hujatan antar paslon maupun tim sukses. “Konstruksinya masih positif. Kita berharap selama tahapan pilkada ini, iklim yang kondusif bisa dipelihara. Supaya kemenangannya lebih bermartabat, karena kita sama-sama saling menghormati,” tandasnya. (bay)