Pilkada Dompu, Pasangan Eri – HI Tak Akan Gugat Kemenangan AKJ Syah

Ketua KPU Dompu, Drs Arifuddin saat menyerahkan salinan berita acara hasil rekapitulasi perolehan suara pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Dompu kepada saksi pasangan Eri – HI, Abdul Haris di aula KPU Dompu, Rabu, 16 Desember 2020.(Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – KPU Kabupaten Dompu telah merampungkan proses rekapitulasi perolehan suara pasangan calon  Bupati dan wakil Bupati peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) Dompu 9 Desember lalu. Pasangan Kader Jaelani – H Syahrul Parsan, ST, MT (AKJ Syah) dinyatakan unggul dengan perolehan 58.039 suara (38,3 persen).

Selisih 7.934 suara atau 5,2 persen dengan pasangan Hj Eri Aryani Abubakar – H Ihtiar, SH (Eri – HI) yang memperoleh 50.105 suara (33,1 persen) membuat pasangan ini akan menerima hasil penetapan KPU Kabupaten Dompu ini terkait hasil rekapitulasi perolehan suara pasangan calon Bupati dan wakil Bupati peserta Pilkada Dompu tahun 2020. “Kemungkinan tidak (menggugat hasil Pilkada ke MK). Saya tidak pernah mendengar (rencana mengajukan gugatan),” kata Abdul Haris, saksi dari pasangan Eri – HI saat dimintai tanggapannya usai menerima salinan keputusan KPU Dompu tentang hasil rekapitulasi, Rabu, 16 Desember 2020.

Sementara pasangan H Syaifurrahman Salman, SE – Ika Rizky Feryani (SUKA) dalam proses rekapitulasi perolehan suara di KPU ditetapkan memperoleh 43.420 suara (28,6 persen). Selisih dengan pasangan AKJ Syah mencapai 14.619 suara atau 9,7 persen dengan pasangan SUKA.

Selama proses rekapitulasi, saksi dari ketiga pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Dompu tidak terlihat mengajukan keberatan atas perolehan suara pasangan calon atau keberatan lainnya. Namun Bawaslu Kabupaten Dompu meminta agar KPU membuat berita acara sebagai kejadian luar biasa atas perbaikan data disabilitas yang tercatat dalam DPT dan yang menggunakan hak pilih. Perbaikan data ini tidak sampai pada perubahan data perolehan suara masing – masing pasangan calon.

Jumlah pemilih dalam DPT di Kabupaten Dompu tercatat sebanyak 163.391 orang dan yang menggunakan hak pilih sebanyak 145.843 orang. Tapi pemilih yang menggunakan KTP elektronik atau surat keterangan mencapai 6.884 orang. Sementara pemilih disabilitas di Pilkada Dompu sebanyak 386 orang dari 680 orang yang terdaftar dalam DPT.

Ketua KPU Kabupaten Dompu, Drs Arifuddin menyampaikan, keputusan KPU Kabupaten Dompu tentang perolehan suara pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Dompu sesuai hasil rekapitulasi ini menjadi dasar bila ada pasangan calon yang keberatan dan ingin mengajukan gugatan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sesuai dengan ketentuan, pasangan calon diberi waktu 3 hari kerja untuk mengajukan gugatan keberatan ke MK terhitung mulai Kamis, 17 Desember 2020. “Kalau tidak ada gugatan, maka kita akan melakukan pleno penetapan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati terpilih antara Rabu, 23 Desember 2020 dan Kamis, 24 Desember 2020. Ya paling lambat Kamis,” kata Arifuddin. (ula)