Pilkada 2020, Kawal Kotak Suara Sampai Penghitungan Final

Kapolda NTB Mohammad Iqbal mengecek pengamanan kotak suara Pilkada Serentak 2020 di Praya, Lombok Tengah.(Suara NTB/Humas Polda NTB)

Mataram (Suara NTB) – Patroli pengamanan Pilkada Serentak 2020 berlanjut sampai pengamanan kotak suara di tahap penghitungan. Kotak suara yang berisi surat suara ini bakal dikawal sampai penghitungan tahap akhir. Pengamanan untuk menjaga integritas pelaksanaan pesta demokrasi ini.

Kapolda NTB, Irjen. Pol. Mohammad Iqbal memimpin langsung patroli pengamanan kotak suara, Kamis, 10 Desember 2020 dini hari. Sejumlah tempat yang dipantau antara lain Kantor Camat Praya, Lombok Tengah dan Ampenan, Mataram. ‘’Yang di PPK (panitia pemilihan kecamatan) kami pastikan dijaga ketat 24 jam,’’ ujarnya.

Iklan

Pengamanan ini nantinya akan berlanjut sampai penghitungan suara di tingkat kabupaten/kota. Kapolda memastikan tahapan pemungutan suara dan penghitungan suara di tingkat TPS, PPS, PPK Pilkada Serentak 2020 telah berjalan dengan aman dan terkendali. ‘’Masyarakat NTB sudah dewasa sehingga sampai saat ini bisa berjalan aman, tertib dan damai,’’ pujinya.

Evaluasi pengamanan ini setelah memerhatikan jalannya Pilkada Serentak 2020 sejak tahapan pemungutan suara. TNI-Polri sampai di tingkat jajaran Polres dan Kodim rutin patroli. “Dari pemungutan suara, rekapitulasi di tingkat TPS dan PPS aman tanpa kendala,” imbuh jenderal bintang dua ini. Kehadirannya memimpin patroli ini juga sebagai suntikan motivasi personel pengamanan. Sekaligus untuk terus mengingatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kapolda menegaskan, hasil pemantauan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tujuh kabupaten/kota relatif aman, lancar dan terkendali. Kondisi ini tidak dapat dimaknai dengan santai. Para personel pengamanan tidak boleh terlena. “Kami berprinsip tidak mau underestimate, melainkan kami terus melaksanakan pengamanan dengan prinsip overestimate,” tegasnya.

Patroli terus digalakkan. Dibarengi dengan sambang seluruh elemen masyarakat. Seperti tokoh agama, tokoh masyarakat bahkan paslon dan tim pemenangan. Iqbal mengimbau apabila nantinya ada sengketa Pilkada maka dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku. Sementara di Pilkada Kota Mataram, Kapolresta Mataram Kombes Pol Guntur Herditrianto meyakinkan pengawalan suara dari sejumlah tahapan penghitungan suara. Kotak suara yang sudah bergeser ke PPK ini dijaga ketat.

“Personel berjaga 24 jam penuh sehingga kotak suara dan hasil rekapitulasi dipastikan aman,” ujarnya terpisah. Guntur memberikan motivasi kepada personelnya untuk tetap semangat. Personel yang bertugas diimbau untuk melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab serta selalu meningkatkan kewaspadaan.

Guntur juga menghimbau kepada warga masyarakat agar bersama sama dengan Polri menjaga kamtibmas dan jangan melakukan kegiatan apapun sebelum pengumuman resmi dari KPU. “Tunggu hasil resmi dari KPU,” tandasnya. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional