Pilkada 2020, Ini Nomor Urut Seluruh Paslon di NTB

Ilustrasi Pengundian nomor (Gambar oleh anncapictures dari Pixabay)

Mataram (Suara NTB) – KPU di tujuh Kabupaten/Kota di NTB menuntaskan tahapan pengundian nomor urut pasangan calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah pada Kamis, 24 September 2020.

Proses pengundian nomor urut pasangan calon di masing-masing tujuh daerah tersebut berlangsung dengan lancar dan aman sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Pantauan Suara NTB jalannya proses pengundian nomor urut, nyaris tidak ada pengerahan massa besar-besaran oleh para kandidat.

Iklan

Hal tersebut juga diakui KPU Provinsi NTB yang ikut memantau jalannya proses pengundian nomor urut pasangan calon tujuh daerah Kabupaten/Kota yang berjalan dengan kondusif, tanpa ada pengerahan massa pendukung palson.

“Alhamdulillah dari pantauan kami semua berjalan dengan baik, tidak ada kita temukan Paslon melakukan pengerahan massa pendukung. Semua sesuai dengan protokol kesehatan,” ucap anggota KPU NTB, Agus Hilman yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis, 24 September 2020.

Adapun nomor urut yang diperoleh masing-masing pasangan calon, mulai dari pilkada Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang diikuti oleh dua kandidat. Nomor urut 1 didapatkan oleh pasangan Djohan Syamsu-Danny Karter Febrianto. Kemudian Nomor urut 2 didapatkan pasangan Najmul Akhyar-Suardi.

Kemudian untuk Pilkada Lombok Tengah yang diikuti lima kandidat pasangan calon. Secara berturut-turut dari nomor urut 1 menjadi milik pasangan Lale Prayatni-Sumum. Kemudian nomor urut 2 didapatkan oleh pasangan Ahmad Ziadi-Aswatara. Selanjutnya nomor urut 3 didapatkan pasangan Masrun-Habib Ziadi. Kemudian pasangan Fathul Bahri-Nursiah memperoleh nomor urut 4, dan nomor urut 5 didapatkan oleh pasangan Lalu Saswadi-Dahrun yang maju dari jalur independen.

Sedangkan di Pilkada Kabupaten Sumbawa Barat, yang hanya diikuti oleh calon tunggal yakni pasangan Musyafirin-Fud Saifuddin, tidak menggunakan nomor urut. Pasalnya, Musyafirin-Fud hanya akan melawan kolom kosong.

“Sumbawa Barat tidak menggunakan nomor urut, yang diundi di sana hanya letak posisi saja. Siapa yang di kiri dan yang di sebelah kanan, apakah calon atau kolom kosong itu,” jelas anggota KPU NTB divisi teknis, Zuriati kepada Suara NTB.

Adapun hasil pengundian letak posisi di Pilkada KSB tersebut. Pasangan Musyafirin-Fud mendapatkan letak posisi sebelah kanan. Sementara kolom kosong sendiri secara otomatis akan berada di posisi sebelah kiri.

Selanjutnya di Pilkada Kabupaten Sumbawa, yang juga diikuti lima pasangan calon. Nomor urut 1 didapatkan oleh pasangan Husni Djibril-Muhammad Ihsan. Kemudian Nomor urut 2 didapatkan pasangan Nurdin Ranggabarani-Burhanuddin Jafar Salam. Selanjutnya nomor urut 3 didapatkan pasangan calon dari jalur perseorangan yakni Talifudin-Sudirman. Sedangkan nomor urut 4 didapat pasangan Mahmud Abdullah-Dewi Noviany, dan nomor urut 5 dimiliki oleh pasangan Syafrudin Jarot-Muhlis.

Untuk Pilkada kabupaten Dompu yang diikuti dua pasangan calon. Nomor urut 1 jatuh kepada pasangan Eri Aryani Abubakar-Ihtiar dan Nomor urut 2 jatuh kepada pasangan Abdul Kadir Jaelani-Syahrul Parsan.

Sedangkan di Pilkada Kabupaten Bima dengan tiga pasangan calon. Pasangan Irfan-Herman Alfa Edison berhasil menyabet nomor urut 1, kemudian disusul peraih nomor urut 2 yang didapatkan oleh pasangan Syafruddin-Ady Mahyudi. Sedangkan nomor urut 3 menjadi milik pasangan petahana, Indah Dhamayanti Putri-Dahlan.

Setelah semua kandidat mendapatkan nomor urutnya. Masing-masing pasangan calon kemudian memberikan beragam penafsiran dan makna atas nomor urut yang mereka dapatkan. Rata-rata pasangan calon memaknai nomor urut mereka sebagai angka keberuntungan untuk menunju kemenangan.

Dari tujuh kabupaten/kota yang menggelar Pilkada di NTB tahun ini, Kota Mataram yang diikuti empat pasangan calon menggelar pengundian nomor urut paling terakhir, di salah satu hotel di Kota Mataram, Kamis, 24 September 2020.

Setelah dilakukan pengundian, empat paslon di Pilkada Kota Mataram akhirnya mendapatkan nomor urut masing-masing. Nomor urut 1 diperoleh pasangan H. Mohan Roliskana – TGH Mujiburahman. Kemudian, nomor urut 2 jatuh ke pasangan Hj. Putu Selly Andayani – TGH. Abdul Manan. Selanjutnya, nomor urut 3 didapatkan pasangan H. L. Makmur Said – Badruttamam Ahda, dan yang terakhir nomor 4 diperoleh pasangan Baihaqi-Baiq Diyah Ratu Ganefi.

Proses pengundian tersebut kemudian dituangkan dalam surat keputusan KPU Kota Mataram nomor 107/HK.03.1-KPT/5271/KPU-KOT/9/2020 tentang penetapan nomor urut dan daftar pasangan calon peserta pemilihan walikota dan wakil walikota Mataram Tahun 2020. (ndi/aan)