DKP Dompu kembali menggelar Festival Pangan Lokal B2SA

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Dr drh I Ketut Diarmita, MP bersama Bupati Dompu, Drs H. Bambang M. Yasin, Forkopimda dan pemenang lomba B2SA tingkat Kabupaten Dompu, Kamis (3/10).

Dompu (Suara NTB) – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu kembali menggelar Festival Pangan Lokal Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Dompu. Dengan 2 menu yang dilombakan yaitu Lunch Box (menu makan siang dengan kotak), dan Kudapan (snack), kegiatan ini diapresiasi. Tidak hanya sekedar dilombakan, sajian makanan diharapkan bisa menjadi usaha yang berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Bupati Dompu, Drs H. Bambang M Yasin dalam sambutannya, Kamis, 3 Oktober 2019. Kegiatan yang juga dihadiri Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian RI, Dr drh I Ketut Diarmita, MP karena dirangkaikan dengan kontes ternak di lapangan kantor Bupati, H. Bambang menyampaikan, apresiasinya atas tampilan dan cita rasa makanan yang disajikan peserta. Makanan non beras yang disajikan tersebut, tidak hanya bisa disajikan saat lomba. Tapi harus bisa dipasarkan menjadi peluang bisnis.

“Sehingga tidak sekedar diikutkan saat lomba, tapi tidak bisa dipasarkan sebagai sebuah usaha,” kata H. Bambang.

Bupati Dompu bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu, Ir. H Rusdin, MSI saat meninjau sajian peserta lomba B2SA

Bupati yang mendampingi Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan mengelilingi meja menu makanan yang disajikan peserta lomba juga memberikan apresiasinya. Untuk lunck box atau menu makan siang dengan kotak dari bahan dasar jagung serta umbian dijanjikan akan diordernya saat ada tamu pandopo Bupati.

Lomba B2SA tingkat Kabupaten Dompu untuk Lunch box (menu makan siang dengan kotak) dimenangkan tim penggerak PKK Kecamatan Dompu, Kecamatan Woja, dan juara tiga dari tim penggerak PKK kecamatan Pajo. Sementara untuk kudapan (snek), tim penggerak PKK kecamatan Woja sebagai juara. Diikuti TP PKK Kecamatan Dompu, dan tim Kecamatan Woja.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu, Ir H Rusdin, MSI di sela – sela acara mengungkapkan, terpenuhinya kebutuhan pangan

yang cukup dan terjangkau oleh seluruh rakyat Indonesia merupakan salah satu tujuan utama pembangunan nasional di bidang ketahanan pangan. Untuk mengukur keberhasilan program dilakukan melalui analisis situasi konsumsi pangan yang dapat menggambarkan akses masyarakat terhadap pangan, status gizi dan kesejahteraannya yang dinyatakan dalam nilai skor mutu pangan atau skor pola pangan harpaan (PPH).

Skor PPH Provinsi NTB tahun 2018 baru 82,8 dan jauh dibawah skor nasional yaitu 88,0. Kabupaten Dompu sendiri skornya baru mencapai 77,4 dari target 80,0 pada 2021. PPH ini menunjukkan secara makro cermin keseimbangan dan keragaman konsumsi energi. “Ketergantungan pada konsumsi padi – padian perlu diimbangi dengan peningkatan konsumsi umbi – umbian dan kelompok pangan lainnya yang banyak mengandung protein, vitamin dan mineral,” katanya.

Festival pangan lokal B2SA, kata H Rusdin, salah satu upaya untuk mensosialisasikan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman sebagaimana yang percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal. “Mendorong dan menumbuhkan kreativitas dan inovasi masyarakat dalam pengembangan olahan pangan lokal yang berbasis industri rumah tangga yang menarik, citarasa tinggi, aman dan bergizi serta bernilai komersial yang bisa diandalkan,” terangnya.

Ia pun berharap, festival pangan lokal ini diharapkan tercipta kreasi – kreasi menu inovasi yang berbahan baku pangan lokal yang aplikatif di tingkat rumah tangga maupun di tingkat industri pangan lokal. Sehingga ada perubahan kebiasaan dan prilaku masyarakat dari ketergantungan mengkonsumsi padi – padian dalam porsi besar dan beralih pada konsumsi pangan lainnya yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. “Adanya peningkatan skor PPH Kabupaten Dompu tahun 2019 melampui target yang tertuang dalam indikator kinerja Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu sesuai renstra tahun 2016 – 2021 menjadi tujuan,” terangnya. (ula/*)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.