Korem 162/WB Naik Tipe

Ahmad Rizal Ramdhani (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Status Komando Resort Militer (Korem) 162/Wira Bhakti (WB) resmi naik menjadi tipe A. Peningkatan status itu tidak lepas dari semakin berkembang dan kompleksnya masalah keamanan di Provinsi NTB, sehingga membutuhkan pengamanan wilayah dari TNI.

Keputusan Presiden (Kepres) tentang kenaikan status Korem itu ditandatangani Presiden tanggal 11 September 2019 lalu dan diserahkan ke Mabes TNI. Selanjutnya pihak Korem 162/WB meyesuaikan kepangkatan, kebutuhan personel dan persenjataan.

“Otomatis Korem setelah naik tipe, (pangkat) Danremnya menjadi Brigjen,” kata Danrem 162/WB Kol. CZI Ahmad Rizal Radhani ditemui usai Salat Jumat.  Mengenai siapa yang ditunjuk sebagai Danrem, pihaknya menunggu keputusan Mabes TNI.

Baca juga:  Mulai Luntur, Bakesbangpoldagri Bahas Penguatan Wawasan Kebangsaan

Keseluruhan ada 26 Korem se Indonesia yang dinyatakan naik menjadi tipe A. Seperti Korem di wilayah Jakarta dan Jawa Timur.

Menurut Danrem, kenaikan tipe itu akan menjadi pelecut semangat dirinya bersama jajaran untuk menjamin keamanan negara, khususnya wilayah teritorial NTB dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.  “Ini trigger kami untuk lebih baik lagi. Mudah-mudahan akan lebih baik lagi di masa mendatang,” harapnya.

Dirincinya, tidak hanya Korem, status Kodim juga ditingkatkan. Namun baru sebatas untuk Kodim Kota. Untuk wilayah NTB, Kodim 1608/Lobar yang naik grade, sehingga jabatan Dandim diisi pangkat Kolonel.

Mengenai penambahan personel, Danrem belum bisa memastikan. Tapi praktis pascakenaikan tingkat, personel akan bertambah untuk mendukung 3.000 anggota yang sudah ada.

Baca juga:  Terkait Polemik Nama Bandara, Danrem Beri Peringatan

“Mengenai jumlah kebutuhan personel, nanti masih direkap dan akan disampaikan ke Mabes TNI untuk persetujuan penambahan,” terangnya.

Apakah konsekuensi lain akan ada penambahan alat utama sistem pertahanan (alutsista)? Menurutnya persenjataan hanya berkaitan dengan  batalion. Sebagimana saat ini Korem 162/WB memiliki Batalion 742/SWY. Diperkirakan persenjataan akan dipasok ketika ada penambahan batalion. Pihaknya sudah mengajukan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) untuk  penambahan batalion di Pulau Sumbawa.

“Sekarang kan batalion di Lombok saja, kita sudah ajukan untuk batalion di Pulau Sumbawa untuk tahun 2021. Artinya nanti akan ada penambahan alutsista,” jelasnya. (ars)