Pemprov NTB Evaluasi Penyaluran Bantuan ke Bank Sampah

Madani Mukarom (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB memperbaiki penyaluran bantuan kepada bank sampah pada tahun 2019. Jika sebelumnya bantuan keuangan dan peralatan kepada bank sampah lewat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Maka, pada 2019 ini penyaluran bantuan keuangan dan peralatan kepada bank sampah akan lewat dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Untuk penyaluran bantuan keuangan atau bansos kepada bank sampah akan lewat BPKAD. Sedangkan bantuan peralatan akan lewat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB.

Kepala Dinas LHK NTB, Ir. Madani Mukarom, B. Sc. F, M. Si menjelaskan sesuai petunjuk teknis (Juknis) sebelumnya. Bantuan keuangan dan peralatan lewat BPKAD. “Kalau 2019, di kami. Karena dievaluasi, diambil ke kami, (bantuan) alatnya. Dulu diserahkan ke Bank Sampah induk,” kata Madani dikonfirmasi Jumat, 6 September 2019 siang.

Baca juga:  50 Kelompok Bank Sampah Diperiksa Inspektorat

Madani membenarkan tim Inspektorat sudah melakukan audit terhadap penggunaan anggaran NTB Zero Waste tahun 2018 lalu. Audit tersebut, katanya masih sedang berjalan. Sehingga ia belum mengetahui

hasilnya. Namun Madani menegaskan, pada 2018, pihaknya tidak mengurus masalah keuangan terkait program zero waste. Karena bantuan keuangan kepada bank sampah langsung lewat BPKAD.

‘’Tahun 2019, bantuan keuangan tetap di BPKAD dan bantuan peralatan tetap di kita. Sekarang ndak digabung jadi satu,’’ terangnya.

Untuk pengadaan peralatan yang akan diberikan ke bank sampah, Madani mengatakan akan dilakukan lelang. Setelah lelang selesai, barulah bantuan peralatan diberikan ke bank sampah.

Baca juga:  50 Kelompok Bank Sampah Diperiksa Inspektorat

Diketahui, pada 2018, diberikan bantuan sosial kepada masing-masing bank sampah sebesar Rp10 juta. Tahun lalu, bantuan sosial diberikan kepada 50 bank sampah. Sehingga total bantuan sosial yang diberikan sebesar Rp500 juta.

Selain bantuan sosial, 50 bank sampah tersebut juga diberikan bantuan peralatan. Nilainya sebesar Rp15 juta untuk satu bank sampah. Sehingga total bantuan peralatan untuk 50 bank sampah pada 2018 sebesar Rp750 juta.

Sedangkan untuk tahun 2019, bantuan sosial dan peralatan akan diberikan kepada 74 bank sampah yang ada di NTB. Untuk bantuan sosial sebesar Rp740 juta dan bantuan peralatan sebesar Rp1,11 miliar. (nas)