Kini, Tol Laut Lombok – Surabaya Dilayani Dua Kapal Besar

KMP Legundi dan KMP DLN Oasis

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah menambah satu lagi kapal tol laut Lombok – Surabaya. Sehingga jumlah kapal yang melayani rute dari Pelabuhan Lembar Lombok Barat (Lobar) – Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Jawa Timur (Jatim) menjadi dua kapal ferry ukuran besar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB, Drs. H. L. Bayu Windya, M. Si mengatakan kedua kapal tol laut tersebut sudah beroperasi. Sebelumnya, kapal tol laut Lombok – Surabaya dilayani satu kapal, yakni KMP Legundi. Mulai awal Agustus ini, sudah bertambah satu kapal, yakni KMP DLN Oasis.

“Sudah beroperasi dua-duanya, Legundi sama Oasis,” kata Bayu dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Selasa, 13 Agustus 2019.

KMP DLN Oasis melayani penyeberangan Lombok – Surabaya tiga kali dalam seminggu. Yakni setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Sedangkan KMP Legundi tiap hari Senin, Rabu dan Jumat.

Bayu mengatakan jumlah penumpang yang memanfaatkan rute Lombok – Surabaya tetap ramai setiap hari. Karena fasilitas yang ada di kapal penyeberangan tersebut cukup nyaman.

“Dengan adanya rute  Lombok – Surabaya,  berarti berkurang beban di darat, laju kerusakan jalan turun. Terus polusi berkurang, angka kemacetan dan kecelakaan lalu lintas juga akan berkurang,” kata Bayu.

Di samping itu, penambahan kapal tol laut Lombok – Surabaya ini juga semakin memperlancar konektivitas antara NTB dan Jawa. Hal ini akan berpengaruh terhadap bertambahnya wisatawan yang akan datang ke Lombok, NTB.

“Karena semakin mudah mereka untuk datang ke Lombok. Ada pilihan moda transportasi yang lebih murah dan nyaman,” ujarnya.

Tarif penyeberangan KMP DLN Oasis dari Lombok – Surabaya dan sebaliknya  dibagi ke dalam dua jenis tiket. Untuk kategori penumpang dan kendaraan.  Untuk penumpang dewasa sebesar Rp 90. 000, dan anak-anak Rp 65. 000.

Sementara itu, untuk kategori kendaraan, seperti sepeda pancal Rp 153. 000, sepeda motor Rp 233. 000. Moge Rp 433. 000, KK penumpang Rp 1.5 juta, KK angkut barang Rp 1,4 juta, kendaraan penumpang publik Rp 3 juta.

Untuk transportasi ukuran berat seperti truk sedang Rp 2,5 juta, bus penumpang Rp 4,9 juta, truk besar Rp 4 juta. Tak hanya itu, tronton Rp 5 juta, trailer Rp 7,3 juta. Sementara itu,  tarif tiket untuk ruangan VIP Rp 200 ribu per penumpang. (nas)