Jembatan Provinsi Ambruk Diterjang Banjir, Empat Desa Terisolasi

Kondisi jembatan milik Pemprov NTB di Desa Rasabou Kecamatan Tambora, yang terputus diterjang banjir, Sabtu, 23 Maret 2019. (Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Sebuah jembatan milik Pemprov NTB di wilayah Kecamatan Tambora, ambruk diterjang banjir pada Jumat, 22 Maret 2019. Ambruknya jembatan itu mengakibatkan empat desa terisolasi.

Camat Tambora, Drs. Israh mengaku, jembatan Pemprov yang ambruk akibat diterjang banjir tersebut berada di jalur lingkar utara Tambora atau tepatnya berada di Desa Rasabou. “Ambruk diterjang banjir pada Jumat malam,” katanya, kepada Suara NTB, Sabtu, 23 Maret 2019.

Israh mengatakan, jembatan tersebut ambruk setelah intensitas hujan yang cukup tinggi sejak Jumat sore hingga malam. Sungai tidak mampu menampung debit air hujan yang mengalir. ‘’Debit air yang mengalir di sungai tidak mampu ditampung sehingga meluap ke badan jalan hingga membuat jembatan ambruk,’’ katanya.

Baca juga:  Tiga Daerah di NTB Terancam Banjir Bandang

Lebih lanjut dikatakan, jembatan tersebut merupakan salahsatu akses jalur penghubung empat desa yang ada di lingkar utara Tambora, yakni Desa Rasabou, Kawinda Toi, Oi Panihi dan Oi Katupa. ‘’Karena jembatan ini ambruk empat desa ini terisolasi. Jembatan ini juga akses yang menghubungkan wilayah Kecamatan Sanggar dan Kabupaten Dompu bagian utara Tambora,’’ katanya.

Israh mengatakan, saat ini pihaknya berupaya meminta bantuan alat berat agar bisa mengangkat material untuk dibangun jembatan darurat penghubung sementara. Sehingga kendaraan roda dua dan empat bisa tetap melintas.

Baca juga:  Tiga Daerah di NTB Terancam Banjir Bandang

‘’Kita upayakan bangun jembatan penghubung darurat, karena sejak jembatan ambruk kendaraan masih banyak tertahan, tapi ada juga yang memaksa menerobos sungai,’’ ujarnya.

Ia menambahkan, ambruknya jembatan tersebut telah dilaporkan secara lisan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, untuk diambil langkah atau tindakan sesuai kewenangan yang ada. ‘’Sejak ambruknya jembatan ini kita laporkan. Termasuk kepada Ibu Bupati Bima,’’ pungkasnya. (uki)