Pendaftar Calon Anggota KPU Membeludak di Hari Terakhir

Para calon peserta seleksi anggota KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB tengah menunggu giliran mendaftar ke Panitia. (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Masa pendaftaran calon anggota KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB telah ditutup pukul 20:00 Wita, Minggu, 11 November 2018 kemarin. Selanjutnya panitia Tim Seleksi (Timsel) akan melakukan tahapan penelitian administrasi berkas pendaftaran mulai tanggal 6 sampai 14 September.

Pantauan Suara NTB hingga pukul 16:00 Wita, jumlah pendaftar ratusan orang. Baik untuk calon anggota KPU Provinsi maupun kabupaten/kota.

Baca juga:  KPU Sediakan Layanan Info Pemilu Berbasis Digital

Pada hari terakhir pendaftaran kemarin, jumlah pendaftar membeludak. Calon peserta seleksi lebih banyak mengambil waktu hari terakhir pendaftaran. Hal ini membuat panitia kewalahan. Guna proses pendaftaran berjalan tertib, panitia terpaksa mengeluarkan nomor antrean bagi para pendaftar.

Ketua Timsel anggota KPU Provinsi NTB, Prof. Gatot Dwi Hendro Wibowo yang dikonfirmasi menerangkan, pendaftaran berjalan lancar. Setelah masa pendaftaran ditutup, Timsel akan melanjutkan ke tahap penelitian administrasi  dan diumumkan ke publik untuk ditanggapi masyarakat.

Baca juga:  DKPP Jatuhkan Sanksi Copot Jabatan Ketua KPU Loteng

Dilanjutkan ke tes tulis dengan sistem Computer Asissted Tes (CAT) yang akan digelar serentak untuk semua peserta seleksi KPU Provinsi dan kabupaten/kota, yang akan dilaksanakan tanggal 19 November.

“Setelah seleksi administrasi, kemudian ada ujian tertulis, polanya seperti CAT. Kemudian tes psikologi, kesehatan, wawancara,” terang Gantot.

Untuk tes psikologi dan kesehatan, Timsel menggandeng dua instansi sebagi mitra, yakni Kepolisian Daerah untuk tes psikologi dan Pihak RSUP untuk tes kesehatan.

Baca juga:  Ketua KPU RI Minta Pelanggaran Etik KPU Loteng Jadi Pelajaran

“Pilihannya kemarin untuk tes psikologi kita  gandeng dari Polri dan kesehatan oleh pihak RSUP. Untuk tes kesehatan ini ada tiga  item yakni tes kesehatan Jasmani, Rohani dan bebas narkoba. Tiga jenis tes kesehatan itu bisa ditangani sekaligus,” pungkasnya. (ndi)