ASN di Mataram akan Libur Lebaran Selama 10 Hari

Mataram (Suara NTB) – Kebijakan Pemerintah Pusat menambah libur selama tiga hari saat lebaran, juga berimplikasi ke daerah. Pada Senin, 14 Mei 2018 Pemkot Mataram akan mengeluarkan surat edaran ke masing – masing organisasi perangkat daerah (OPD) mengenai libur pegawai selama 10 hari.

Kebijakan tersebut kata Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Kota Mataram, I Nyoman Suandiasa dikonfirmasi, Jumat, 11 Mei 2018, berdasarkan surat keputusan bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Agama yang sebelumnya sudah meneken Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor: 01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018, cuti bersama dalam rangka perayaan lebaran 2018 ditetapkan pada 13,14,18 dan 19 Juni 2018.

Baca juga:  Pemprov NTB Segera Sikapi Edaran Menpan-RB Soal Kelonggaran untuk ASN

Penetapan cuti bersama atau libur Lebaran tersebut dibuat dengan mengasumsikan perayaan lebaran jatuh pada 15-16 Juni 2018. Namun, pemerintah memutuskan untuk menambah masa cuti bersama tiga hari setelah Lebaran, yaitu tanggal 11, 20, dan 21 Juni.

Baca juga:  Tak Laksanakan Rekomendasi KASN, Dua Kepala Daerah Terancam Kena Sanksi

” Sebenarnya kan sudah ada SKB tahun sebelumnya. Cuma ada revisi lagi dengan menambah tiga hari libur. Hari Senin edaran sudah kita kirim ke OPD,” kata dia. Pemerintah memberikan tambahan libur Lebaran dengan harapan pegawai tidak menambah libur lagi.

Dia menegaskan, berbeda halnya jika pegawai mengajukan cuti. Menurut ketentuan PP 11 tentang manajemen pegawai bahwasanya cuti bersama tidak mengurangi hak cuti pegawai. “Tidak boleh menambah libur,” katanya mengingatkan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Baiq Nelly Kusumawati mengaku, belum menerima surat edaran terkait libur panjang Lebaran. Kalaupun dipastikan final, pihaknya akan mengeksekusi sesuai peraturan tersebut. “Kalau kami hanya mengeksekusi saja,” tandasnya.

Baca juga:  Sistem Kerja ASN di Mataram Diatur Bergantian

Libur panjang apakah tidak mempengaruhi kinerja birokrasi mengingat program banyak menumpuk di triwulan III dan IV? Nelly mengharapkan libur panjang ini tidak mempengaruhi kinerja pegawai. Masukan ini akan coba disampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil dan Reformasi Birokrasi. “Coba nanti kita sampaikan,” timpalnya. (cem)