Semarak, Kirab Pataka Lambang NTB di Kabupaten/Kota

Asisten I Setda Kota Mataram menyerahkan pataka lambang NTB ke Sekda NTB, H. Rosiady H. Sayuti, Sabtu (15/12) siang. (Suara NTB/nas)

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Antusiasme masyarakat dalam kirab pataka lambang NTB di 10 kabupaten/kota cukup tinggi. Kirab pataka berakhir, Sabtu (15/12) ditandai dengan penyerahan bendera lambang NTB dari Pemkot Mataram ke Pemprov NTB.

Pemkot Mataram yang diwakili Asisten I Setda Kota Mataram, H. L. Martawang menyerahkan pataka lambang NTB ke Pemprov NTB yang diwakili Sekda NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M. Sc, Ph.D, di Halaman Bumi Gora Kantor Gubernur,  Sabtu (15/12) siang.

Hadir Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov NTB dan pejabat Kota Mataram. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) NTB, Drs. Lalu Dirjaharta, M. Si mengatakan, rangkaian kirab pataka NTB berakhir setelah diarak dari Bima dan berakhir di Kota Mataram.

‘’Tinggal disemayamkan di provinsi sampai tanggal 17 Desember malam,’’ kata Dirjaharta.

Dirjaharta mengatakan, upacara peringatan HUT NTB ke – 60 tak seperti tahun sebelumnya. Tahun ini, peringatan HUT NTB dilakukan kegiatan bersih-bersih pantai dan sungai. ‘’Makanya semua rangkaian kegiatannya, orientasinya lebih kepada keterlibatan masyarakat. Bagaimana keterlibatan masyarakat lebih banyak,’’ kata Dirjaharta.

Kegiatan aksi bersih-bersih pantai berlangsung Minggu (16/12) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Kemudian pada puncak peringatan HUT NTB, Senin (17/12), dilakukan aksi bersih-bersih Sungai Jangkuk Kota Mataram.

Selain itu, juga dilakukan penanaman pohon atau penghijauan di sekitar Sungai Jangkuk. ‘’Pak Gubernur ingin bagaimana lebih banyak keterlibatan masyarakat,’’ tambah Dirjaharta.

Meskipun tak ada upacara HUT NTB seperti tahun-tahun sebelumnya, Dirjaharta mengatakan hal itu tidak mengurangi kesakralan upacara HUT NTB. Bukan berarti dengan  tidak adanya  upacara kesakralan menjadi  hilang.

Kita kirab pataka NTB yang diarak dari ujung timur NTB sampai ujung barat. Bumi Gora yakni Kota Mataram merupakan bagian dari peringatan HUT NTB.  Ia mengatakan antusiasme masyarakat sangat semarak terutama di Pulau Sumbawa.

‘’Dan Pulau Lombok juga tak kalah, mereka menyambut kirab pataka ini. Mudahan ini menggambarkan kecintaan kita warga NTB bahwa inilah hari jadi kita,’’ katanya.

Mantan Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB ini menambahkan, dengan memperbanyak keterlibatan masyarakat diharapkan semakin membuat warga merasa memiliki NTB. Dengan rasa memiliki maka upaya bangkit dari bencana menuju NTB Gemilang akan terwujud.

Ia mengatakan, kirab pataka tahun depan diharapkan lambang NTB disemayamkan satu malam di tiap kabupaten/kota. Kegiatan kirab pataka juga diharapkan melibatkan masyarakat melalui kegiatan gotong royong, bakti sosial, hiburan dan lainnya.

‘’Jadi keterlibatan masyarakat akan lebih banyak kalau itu dilakukan. Gaungnya lebih semarak. Mudah-mudahan tahun depan bisa seperti itu. Kita akan coba 2019,’’ tandasnya. (nas/*)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.