Jadwal Penyeberangan Amburadul , Sopir Truk Demo BPTD dan ASDP Lembar

Para sopir di Pelabuhan Lembar menggelar aksi demo Kamis malam. Mereka protes karena jadwal penyeberangan yang melayani lintas Lembar-Padangbai tidak jelas. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Puluhan sopir truk di Pelabuhan Lembar Kamis malam, 15 November 2018 menggelar aksi protes menyusul jadwal penyeberangan yang tidak jelas alias amburadul. Akibat aksi ini sempat terjadi penumpukan penumpang dan truk di pelataran parkir pelabuhan, lantaran para sopir menolak naik kapal.

Informasi yang diperoleh Suara NTB, aksi protes berlangsung Kamis, 15 November 2018 sekitar pukul 20.00 Wita. Para sopir truk  tidak mau naik kapal sehingga menimbulkan antrean kendaraan Truk Besar (TB) di jalur  Lembar-Mataram. Sekitar 70 sopir berkumpul di areal parkir Pelabuhan ASDP Lembar dan sepakat tidak mau naik kapal dengan alasan pengaturan jadwal tidak jelas dari pihak BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat).

Menyikapi kejadian ini, pihak Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar langsung mengambil tindakan yang dipimpin Kapolsek KP3 Pelabuhan Lembar Ipda. Jasa Julianto SH dengan sejumlah anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar dibantu juga dari BKO Lanal Mataram untuk melakukan negosiasi dengan para sopir untuk kelancaran penyeberangan di Pelabuhan Lembar.

Pihak kepolisian meminta agar para sopir naik kapal yang sesuai dengan antrean kendaraan. Kapolsek KP3 kawasan Pelabuhan Lembar pun berkordinasi dengan Korsatpel BPTD Wilayah Lembar KODA P Nelson Dalp terkait dengan waktu pemuatan kapal agar diatur kelancarannya.

Koordinator Satuan Pelayanan Penyeberangan BPTD wilayah Lembar Nelson Dalo mengakui, para sopir melakukan aksi demonstrasi Kamis malam. Tuntutannya para sopir meminta kelancaran jadwal penyeberangan lintas Lembar-Padangbai (Bali).

Setelah didesak oleh sopir, pihaknya pun melakukan percepatan penyeberangan. Diakui penyebab lambannya penyeberangan karena di Pelabuhan Padangbai, kapal  tidak bisa nyandar akibat kondisi dermaga. Saat ini dermaga juga tengah proses perbaikan mulai bulan Juli sampai saat ini.

‘’Setelah aksi demo kita lakukan percepatan penyeberangan,’’ jelasnya. Akibat kondisi ini mengakibatkan antrean kapal. Untuk mengurangi antarean kapal pemberangkatan kapal pun diperlambat.

GM ASDP Pelabuhan Lembar Yulianto mengatakan terkait persoalan demo di pelabuhan Kamis malam diakui sudah ada kesepakatan antara BPTD dengan para sopir. ‘’Sudah ada kesepakatan antara BPTD dengan para sopir,’’ kata Yulianto. (her)