Pemprov NTB Pertimbangkan Investasi untuk Bangun Dermaga

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah (Suara NTB/aan)

Mataram (Suara NTB) – Bongkar muat kapal bukan hanya dikeluhkan penumpang di lintas penyeberangan Lembar – Padangbai. Namun, kondisi serupa juga dikeluhkan di lintas penyeberangan Kayangan – Pototano.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc mengatakan, ia sudah berbicara dengan Menteri Perhubungan (Menhub) mengenai persoalan tersebut. Pemprov berencana menanamkan investasi untuk membangun dermaga di Pelabuhan Kayangan maupun Pelabuhan Pototano.

‘’(Kapal lama bongkar muat) bukan hanya di Lembar. Tapi juga di Kayangan – Pototano. Saya sudah ngomong sama Menteri Perhubungan, bahkan kemarin di rapat pimpinan ada usul bagaimana Pemda juga membangun dermaga,’’ kata gubernur kepada Suara NTB di Kantor Gubernur, Selasa, 30 Oktober 2018.

Dikatakan, lamanya bongkar muat kapal akibat kurangnya dermaga. Dengan dibangunnya dermaga dapat memecahkan persoalan yang terjadi selama ini.

Dari sisi hitungan bisnis, kata gubernur, Pemprov memungkinkan ikut untuk menanamkan investasi membangun dermaga di Pelabuhan Kayangan atau Pototano.

‘’Ini masukan untuk Pototano – Kayangan. Kalau Lembar saya belum dengar. Tapi nanti bisa bicara dengan ASDP,’’ katanya.

Sekda NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M. Sc, Ph.D menjelaskan berdasarkan pembicaraan dengan pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP), mereka mengharapkan Pemprov dan Pemda kabupaten berinvestasi membangun satu unit dermaga di Pelabuhan Kayangan atau Pelabuhan Pototano.

Menurut Sekda, investasi pembangunan dermaga ini akan memberikan dua kemanfaatan. Pertama, mengurangi antrean bongkar muat kapal di penyeberangan Kayangan – Pototano. Kedua, Pemprov dan Pemda akan mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

‘’Kalau memungkinkan slotingnya (alokasi anggaran)  kita siapkan di 2019, kita bagi dua dengan kabupaten,’’ katanya. (nas)