Fadli Zon Tetap Dorong Realisasi Mega Proyek Global Hub di KLU

Wakil Ketua DPR RI,  Fadli Zon (Suara NTB/ari)

Tanjung (Suara NTB) – DPR RI tetap mendorong terealisasinya mega proyek Global Hub di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Lembaga legislatif di tingkat pusat itu meyakini, proyek tersebut akan mengubah wajah ekonomi Indonesia pada umumnya, dan NTB pada khususnya pascabencana gempa.

“Saya dengar juga dari para investor yang dari Qatar mereka tidak menarik diri kok. Malah saya bertemu sama pembesar Qatar akan tetap berinvestasi di sini (Lombok Utara). Dan memang jika hal tersebut bisa mendorong untuk kemajuan pasti kita dorong kok sepenuhnya,” ungkap Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, usai mengunjungi DPRD Lombok Utara, Senin,  1 Oktober 2018.

Fadli Zon menilai, proyek Global Hub penting untuk menunjang akses transportasi laut di Indonesia. Sementara bagi masyarakat NTB yang terdampak gempa, proyek tersebut signifikan dalam memulihkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Ia mencontoh di beberapa daerah lain yang terkena dampak gempa dan tsunami, daerah-daerah tersebut lebih maju dibanding periode sebelum terdampak bencana.

“Kita lihat apa yang terjadi di Aceh, setelah selesai bencananya, Aceh sudah mulai maju. Kota Aceh, Banda Aceh sudah mulai maju. Dan juga terjadi gempa di Sumatera Barat di Kota Padang dan Pariaman sekitarnya di tahun 2009 waktu itu. Malah sekarang sudah banyak berdiri gedung-gedung itu di kota Padang dan sekitarnya,” paparnya.

Fadli Zon meyakini pascabencana gempa di Lombok Utara, akan terjadi perubahan signifikan baik dari aspek pembangunan infrastruktur maupun eskalasi perekonomian daerah. Diyakini pula, terjadinya keseimbangan di daratan setelah bencana alam tidak akan menghambat rencana investor.

“Ini kita melihat perbandingannya di tempat-tempat lain. Masalah Global Hub, saya harus tanyakan yah, ke yang ahlinya. Karena Global Hub ini membutuhkan satu analisa mendalam,” sambungnya.

Untuk diketahui, Fadli Zon turun ke Lombok Utara untuk melihat dari dekat progres penanganan masyarakat terdampak gempa di masa transisi dan recovery. Wakil Ketua DPR RI itu menyerap aspirasi masyarakat langsung serta menghimpun informasi dan masukan dari 30 anggota DPRD KLU.

Fadli Zon meyakinkan bahwa dalam proses penganggaran APBN 2019, dirinya bersama Fraksi Gerindra DPR RI akan mengawal persoalan anggaran untuk recovery masyarakat NTB. Sementara ini, RAPBN 2019 masih dibahas bersama dengan kementerian/lembaga.

“Saya akan pastikan, sebelum diketok akan tanyakan ke pimpinan terkait proses rehabilitasi di NTB. Kalau pemerintah ajukan, di DPR tidak akan menolak kalau perlu menambah. Saya akan cek karena deadline untuk anggaran APBN 2019 sampai akhir Oktober nanti,” tandasnya. (ari)