Komisi IV Laporkan 10 Proyek Mangkrak ke Gubernur NTB

Komisi IV DPRD NTB saat mengunjungi Pelabuhan Telong-Elong yang mangkrak, beberapa waktu lalu. Komisi IV berharap gubernur dapat menyelesaikannya. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Komisi IV DPRD NTB yang membidangi urusan infrastruktur dan perhubungan, telah menyampaikan daftar proyek mangkrak yang tersebar di beberapa daerah ke Gubernur NTB. Harapannya, agar pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gubernur baru, Dr. H.Zulkieflimansyah dapat menuntaskan pembangunannya.

Sepuluh proyek mangkrak yang dilaporkan tersebut yakni pertama, Pelabuhan Telong-Elong di Kecamatan Jerowaru, ke dua Terminal Haji dan TKI, ke tiga Rumah Mutiara, keempat, Rumah Kemasan, kelima Balai Pusat Data NTB (Balai ITE). Ke enam, Terminal Bertais, ke tujuh Terminal Binte di Bima, ke delapan, Pasar Agropolitan di Alas Utan. Sembilan Pasar Agropolitan Tamase, di Kecamatan Buer, Sumbawa, dan terakhir sejumlah proyek penyediaan air bersih.

Daftar proyek mangkrak tersebut disampaikan ke Gubernur secara langsung oleh Sekretaris Komisi IV, Nurdin Ranggabarani, SH.MH. ‘’Semua daftar proyek itu mangkrak dan daftarnya sudah di tangan gubernur sekarang. Tinggal bagaimana tindaklanjutnya,’’ ujar Nurdin saat dikonfirmasi Suara NTB di ruang kerjanya, Rabu, 3 Oktober 2018 kemarin.

Sejumlah proyek mangkrak tersebut sangat disayangkan Nurdin, tidak bisa dimanfaatkan. Meskipun sudah menelan anggaran dalam jumlah sangat besar.

Diketahui untuk Terminal TKI/Haji sudah menghabiskan anggaran sejak 2010 hingga 2017 sebesar Rp18,6 miliar lebih. Dermaga Telong-Elong dengan anggaran sejak 2007 hingga  2016 sebesar Rp9,6 miliar lebih.

Dia berharap, gubernur serius menuntaskan proyek-proyek mangkrak tersebut. Pola penganggaran harus sampai tuntas dan sampai dapat difungsikan, tidak setengah-setengah.

‘’Kita hitung berapa biayanya, kita biayai sekaligus. Daripada kita cicil-cicil tapi tidak jadi kan habis, seperti di Telong-Elong, dijarah semua fasilitas yang sudah ada dibangun,” paparnya.

Politisi PPP itu menegaskan jika Gubernur NTB serius menyelesaikan proyek mangkrak tersebut, ia yakin bisa selesai dalam satu tahun anggaran. DPRD NTB siap untuk memback up. (ndi)