Sehari, Dua Kasus Pembunuhan di Bima

Bima (Suara NTB) – Mapolres Bima Kota tengah menangani dua kasus tindak pidana penganiayaan berat di lokasi yang berbeda pada Rabu, 22 Agustus 2018 sore. Dua kasus tersebut menewaskan dua orang dan satu orang terluka parah.

Satu kasus pembunuhan terjadi di jalan lintas Wera-Bima atau tepatnya di Desa Mawu Kecamatan Ambalawi. Warga bernama Muhaimin (40 tahun) asal Dusun Tololai Desa Mawu meninggal dunia usai ditikam pelaku berinisial BH (40 tahun) menggunakan tombak.

“Motif kasus diduga dendam lama antara pelaku dan korban,” kata Kasubag Humas Polres Bima Kota, Ipda Suratno.

Usai ditikam oleh BH, warga Desa Nanga Wera tersebut. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Ambalawi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. “Kasusnya sedang kita proses. Pelaku dan barang bukti sudah diamankan,” katanya.

Dalam hari yang sama, kasus serupa juga terjadi di Desa Rai Oi Kecamatan Sape. Seorang warga setempat bernama Sahlan (27) meninggal dunia usai dibacok pada bagian leher oleh inisial H, warga Desa Naru Kecamatan Sape.

Wakapolres Bima Kota, Kompol Yusuf S.IK mengatakan selain ada korban yang meninggal dunia, dalam kasus tersebut ada seorang warga bernama Herman terluka parah terkena sabetan senjata tajam dan dilarikan langsung ke RSUD Bima.

“Saat ini korban terluka masih dirawat intensif di RSUD Bima. Sementara kasus ini masih kita selidiki motifnya,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya mengimbau masyarakat agar mempercayakan penanganan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum. Apalagi pelaku telah diamankan. “Untuk berjaga-jaga dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sejak dari kejadian kita terjunkan sudah aparat gabungan TNI,” pungkasnya. (uki)