Pipa Utama PDAM Giri Menang Putus Akibat Gempa

Giri Menang (Suara NTB) – Dampak bencana gempa yang mengguncang wilayah  Lombok beberapa hari lalu mengakibatkan sarana prasarana perpipaan PDAM rusak. Pipa utama PDAM yang ada di wilayah Selat Narmada putus, sehingga suplai air ke wilayah Lobar dan sekitarnya terganggu. Debet air PDAM ke permukiman warga pun kecil. Pihak PDAM sudah melakukan perbaikan pipa utama tersebut, sehingga suplai air dipastikan normal kembali.

Dirut PDAM Giri Menang, H. L. Ahmad Zaini mengatakan pipa besi utama PDAM di Selat Narmada terputus akibat gempa. “Akibat gempa itu kan sambungan pipa besi utama PDAM di Selat Narmada putus, maka perbaikannya harus diputus dari sumber mata air,” katanya, Jumat, 17 Agustus 2018.

Untuk perbaikan pipa utama ini jelasnya perlu dilakukan pemutusan pipa sumber mata air, sebab jika diperbaiki di lokasi putusnya tidak bias, karena dorongan air yang begitu keras. Perbaikan pipa ini jelasnya perlu dilas, sehingga tidak bisa dalam kondisi air mengalir. Namun harus dalam kondisi pipa kosong, karena pipa kosong maka otomatis air ke bawah

pun kosong. Sementara proses pengisian pipa ini butuh waktu, sehingga dampaknya suplai air pun terganggu.

Pihaknya sudah melakukan perbaikan pipa tersebut. Diakui perbaikan pipa putus di Serepak sedikit terkendala tidak ada buruh yang mau naik perbaiki, karena mereka masih mengalami trauma gempa. Sebab ketika Kamis lalu para buruh melakukan perbaikan di lokasi, namun terjadi gempa susulan 6.2 SR, sehingga hal ini membuat mereka takut. Hal ini juga jelasnya mengakibatkan perbaikan memakan waktu lama. Namun pihaknya memastikan dalam waktu sehari dua hari perbaikan akan selesai dan suplai air kembali normal. Terkait perbaikan ini pihaknya juga sudah menyampaikan kepada masyarakat dalam hal ini konsumen PDAM bahwa dampak perbaikan ini tentunya ada gangguan suplay air.

Diakui memang terjadi gangguan baik di Lobar, namun hal ini bukan karena kelambanan di PDAM melainkan post majeure (akibat bencana). Apalagi dampak gempa yang melanda wilayah Lombok mengakibatkan kerusakan cukup parah, selain pipa putus, sumber air juga rusak. Sehingga hal ini menyebabkan sempat air menjadi keruh, namun sekarang kembali normal. (her)