Kapal Tenggelam di Bima, Satu Penumpang Ditemukan, Dua Masih Dicari

Bima (Suara NTB) – Satu dari tiga penumpang yang hilang akibat tenggelamnya sebuah Kapal Motor Penumpang (KMP) berhasil ditemukan oleh Basarnas Pos Bima dibantu oleh Nelayan, di sekitar perairan Langgudu pada Senin, 30 Juli 2018 sore.

Camat Sape, Kamaruddin S.Sos mengakui ditemukannya satu penumpang tersebut. Kata dia, korban yang diketahui bernama Fadlun warga Pulo Nisa Labuan Bajo NTT tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Memang benar ada satu penumpang yang ditemukan. Sekarang masih ada dua penumpang yang masih dicari,” katanya kepada Suara NTB, Selasa, 31 Juli 2018.

Dikatakannya, usai ditemukan, korban langsung dievakuasi tim Basarnas yang dibantu oleh nelayan setempat, yang melakukan pencarian korban sejak Kapal tenggelam pada Minggu, 29 Juli 2018.

“Saat ini korban sudah dipulangkan ke kampung halamannya. Kabarnya hari ini akan dikebumikan,” katanya.
Sementara pencarian dua penumpang yang hilang masing-masing bernama Soraya (10 tahun) warga Pulo Nisa Labuan Bajo dan Debiana Pati Bebe (20 tahun) warga Sumba NTT masih terus dilakukan sampai saat ini.

“Dua korban ini masih dicari. Kami juga sudah meminta bantuan nelayan di Desa Bugis untuk melakukan pencarian. Semoga keduanya dapat ditemukan,” katanya.

Diakuinya, sebanyak 22 penumpang yang selamat dari

musibah itu kondisinya berangsur membaik. Bahkan sebagian dijemput oleh pihak keluarga untuk dipulangkan ke tempatnya masing-masing. Mereka kata Camat sempat dirawat di Puskesmas Sape selama dua hari.

“Untuk 22 penumpang yang selama sudah dipulangkan hari ini. Begitupun dengan enam orang Anak Buah Kapal (ABK),” jelasnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pihaknya bersama Muspika Sape sudah menghimbau para nelayan dan pemilik kapal penumpang agar tidak melaut dalam beberapa hari kedepan. “Kondisi cuaca sedang tidak bersahabat. Sudah hari ini kami sudah menghimbau para nelayan untuk tidak melaut,” katanya.

Seperti diketahui, Sebuah Kapal Penumpang (KMP) tenggelam, di sekitaran perairan laut Torobula Timur Desa Nggelu Kecamatan Lambu, akibat dihantam gelombang tinggi pada, Minggu, 29 Juli 2018 siang sekitar pukul 12.30 wita.

KMP Berkat Ilahi yang berangkat dari Pelabuhan Waikelo Sumba Provinsi NTT dengan tujuan Pelabuhan Sape Kabupaten Bima NTB tersebut mengangkut 27 orang penumpang serta enam orang Anak Buah Kapal (ABK).

“Dua ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Tiga penumpang hilang serta 28 orang termasuk Anak Buah Kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi,” kata Kepala Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Bima, Heriyanto S.Adm, dari keterangan tertulis diterima Suara NTB. (uki)