Pemkot Tambah Kamera Pengawas di Semua Perempatan

Mataram (Suara NTB) – Saat ini kamera pengawas di beberapa titik sudah terpasang. Setelah dilakukan ujicoba, Dinas Perhubungan Kota Mataram melihat respon masyarakat cukup baik. Kedepannya, jumlah kamera pengawas di perempatan ini akan diperbanyak.

“Akan kita tambah kalau anggarannya sudah ada. Karena ini yang terpasang baru lima, sementara kita di Mataram ini punya banyak perempatan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Drs. H. Khalid, Jumat, 27 Juli 2018.

Ia melihat pemasangan kamera pengawas ini cukup efektif. Setelah sebelumnya pelanggar lalu lintas di perempatan ditegur melalui pengeras suara, kini jumlah pelanggar menjadi berkurang. Ini menunjukkan respon masyarakat cukup baik.

“Setelah kita lakukan uji coba, ternyata jumlah pelanggar dapat berkurang. Yang dulunya banyak berhenti di depan garis henti, sekarang sudah tidak lagi,” ujarnya.

Diketahui bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk satu kamera pengawas kurang lebih Rp600 juta. Untuk lima kamera pengawas yang sudah terpasang ini juga merupakan bantuan dari Pemerintah, nilainya Rp3 miliar. Ia berharap kedepannya dapat mendukung program Pemerintah itu dengan menganggarkan dan menambah jumlah kamera pengawas di berbagai perempatan di Kota Mataram.

“Harapan kita semua perempatan ini dapat terpantau di ATCS (kamera pengawas, red) ini. Jadi kondisi lalu lintas dan jalanan kota ini dapat selalu kita pantau,” harapnya.

Ia mengatakan bahwa ini menjadi hal yang penting. Selain memantau kemacetan, pihaknya juga dapat melihat pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengendara. Sebab seringkali kecelakaan di jalan disebabkan karena pengendara melanggar rambu-rambu lalu lintas.

“Kita berikan teguran secara langsung kepada pelanggar lalu lintas di perempatan diumumkan lewat pengeras suara,” ujarnya.

Saat ini sudah terpasang satu kamera pengawas, yaitu di perempatan depan Bank Indonesia. Selanjutnya akan dipasang pula di lima titik lainnya. Seperti simpang Rembiga, Cakra, Gerung Butun, GOR dan Dasan Cermen.

“Semua kendalinya nanti dari satu ruangan. Semuanya dapat dilihat dari ruangan itu seperti apa kondisi lalu lintas dan jalanan di kota ini,” ujarnya.

Pihaknya akan meluncurkan penggunaan kamera pengawas ini pada Agustus mendatang. Tentu saja dengan semua kamera sudah terpasang di masing-masing perempatan yang sudah didesain untuk dilengkapi dengan kamera.  (lin)