Beri Selamat Kepada Zul-Rohmi, Ahyar Berharap Visi-Misinya Diakomodir

Mataram (Suara NTB) – Kontestasi Pilgub NTB 2018 telah dinyatakan berakhir, setelah resmi ditetapkannya pasangan Dr. Zulkieflimansyah-Dr. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) sebagai pasangan Cagub dan Cawagub NTB terpilih periode 2018-2023 oleh KPU, Selasa, 24 Juli 2018.

Tiga kontestan yang disisihkan oleh Zul-Rohmi juga telah menerima hasil Pilkada NTB 2018. Tiga paslon kompetitor Zul-Rohmi secara terbuka telah memberikan ucapan selamat atas keterpilihannya sebagai Cagub dan Cawagub pilihan rakyat. Pengakuan terbuka yang terakhir datang dari Cagub nomor urut dua, yakni Ahyar Abduh.

“Saya menyampaikan ucapan selamat kepada Zul-Rohmi, yang telah ditetapkan dalam pleno KPU sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih,” kata Ahyar, Rabu, 25 Juli 2018.

Ahyar menjelaskan, mengapa dirinya baru ini sempat menyampaikan kepada publik atas pengakuan kekalahan di Pilgub NTB 2018, dan berbeda dari Cagub nomor urut 1, H. Suhaili FT dan Cagub urut 4, Ali BD, yang lebih dulu lempar handuk dan mengucapkan selamat kepada Zul-Rohmi.

Ahyar mengaku sejak awal dirinya sudah legowo dengan hasil yang diperoleh. Hanya saja ia menunggu momentum yang tepat untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Zul-Rohmi.

“Saya ambil momen resmi setelah penetapan oleh KPU. Kita tahu yang ditetapkan paslon nomor tiga sebagai paslon yang mendapatkan amanah dari masyarakat NTB,” jelasnya.

Dengan telah ditetapkan pasangan Zul-Rohmi sebagai Cagub dan Cawagub terpilih oleh KPU. Ahyar menyatakan maka kontestasi politik Pilkada NTB 2018 telah selesai.

Politisi senior Partai Golkar itu memberikan apresiasi kepada masyarakat NTB, penyelenggara, dan tim suksesnya yang telah melaksanakan proses demokrasi Pilgub NTB 2018 dengan sangat baik, sehingga dapat berjalan lancar dan aman.

Sebagai mantan kompetitor yang sama-sama telah berikhtiar membangun NTB, Ahyar menitipkan pesan kepada Zul-Rohmi dapat mewujudkan harapan masyarakat. “Kalau ada visi misi dan program dari saya dan paslon lain, yang dianggap baik, bisa diambil, diadopsi untuk dilaksanakan,” katanya.

Ahyar pun siap diajak bekerjasama dan bersinergi untuk sama-sama membangun NTB menjadi lebih maju, tentu dalamĀ  kapasitas sebagai Walikota Mataram.

“NTB harus lebih baik dan lebih maju. Untuk ke sana tentu Zul-Rohmi tak bisa bekerja sendiri. Maka kita semua harus berikan dukungan bersama, untuk melaksanakan janji-janji politik dan visi-misinya. Saya sudah kembali aktif melaksanakan tugas sebagai Walikota siap bersinergi,” pungkasnya. (ndi)