Penerimaan CPNS, Masyarakat Hati – hati Berita Hoaks

Mataram (Suara NTB) – Jatah formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) belum diterima oleh Pemkot Mataram. Namun, informasi formasi banyak beredar di masyarakat. Masyarakat diminta berhati – hati dengan berita hoaks (bohong).

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Mataram, Taufik Priyono mengatakan, finalisasi formasi CPNS belum keluar dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara.

Biasanya, jatah formasi yang diterima akan disusun kembali oleh pemerintah daerah dengan melihat skala prioritas. “Nanti diberikan formasi oleh Menpan. Kuota itu kita rincikan dan datanya dikirim kembali,” katanya, Selasa, 24 Juli 2018.

Baca juga:  Nasib 223 P3K Pemprov Masih Menggantung

Diakui Yoyok sapaan akrab Sekretaris BKPSDM ini, informasi penerimaan CPNS beredar dan berkembang di masyarakat. Keseluruhannya itu tidak benar, sehingga masyarakat perlu berhati – hati. Tak dipungkiri informasi penerimaan CPNS dimanfaatkan oleh oknum tertentu mencari keuntungan. “Itu berita hoaks,” tegasnya.

Ditambahkan, pengumuman resmi CPNS akan dicantumkan di website resmi KemenpanRB. Terkait mekanisme penerimaan CPNS nanti, BPKSDM tetap meminta persyaratan pemberkasan dikirim via pos.

Baca juga:  Nasib 223 P3K Pemprov Masih Menggantung

Untuk mengantisipasi berita hoaks penerimaan CPNS, Pemkot Mataram kata Kepala BKPSDM, Baiq Nelly Kusumawati akan mengeluarkan surat edaran ke seluruh organisasi perangkat daerah. Informasi hoaks diakui, banyak beredar di masyarakat.

“KemenpanRB juga mengirimkan kita surat edaran untuk berita hoaks penerimaan CPNS,” kata dia.

BKPSDM secara resmi akan mengumumkan melalui website jika telah mulai melakukan rekrutmen CPNS. Nelly menyebutkan, formasi diusulkan ke KemenpanRB sebanyak 800 lebih. Ini didominasi rekrutmen guru 500 formasi dan sisanya tenaga medis serta infrastruktur. (cem)