TGB Tegaskan Pemprov Jamin Masa Depan Zohri

Mataram (Suara NTB) – Gubernur  NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengaku sudah menelepon juara dunia lari 100 meter asal Lombok Utara, L. Muhammad  Zohri. Kepada Zohri, gubernur berpesan supaya tetap rendah hati dan tekun berlatih.

Gubernur mengatakan, Pemprov menjamin masa depan atau hari tua pelari  asal Dusun Pongsor, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara tersebut. Pemprov NTB memberikan bonus kepada Zohri sebesar Rp 200 juta.

“Kita sudah siapkan Rp 200 juta untuk Zohri. Rp 100 juta untuk modal usaha dan Rp 100 juta untuk polis asuransi, untuk jaminan hari tua,” kata gubernur dikonfirmasi usai Dialog dan Silaturahmi Antar Umat Beragama di Pendopo Gubernur, Minggu (15/7) siang.

Baca juga:  Faktor Psikologis Pengaruhi Penampilan Zohri

Gubernur mengatakan, seringkali ketika para atlet yang sudah mengharumkan nama daerah atau bangsa sudah tidak produktif atau tak bisa lagi ikut kompetisi agak kesulitan di hari tuanya. Sehingga, Pemprov memilih memberikan bonus kepada atlet berprestasi dunia seperti Zohri.

‘’Jadi kita memilih memberikan bonus yakni modal usaha dan polis  asuransi, jaminan di hari tua,’’ imbuhnya.

Orang nomor satu di NTB ini bersyukur atas prestasi yang diraih Zohri. Ia mengatakan, NTB merupakan gudang atlet lari nasional.

Jika dilihat dari penjenjangan, Zohri sebenarnya atlet lari lapis kedua, karena masih sangat junior. Namun dengan pelatihan yang diberikan  mulai dari Pelatda sampai Pelatnas, Zohri dapat memberikan kejutan saat mengikuti kejuaraan dunia U-20 di Finlandia. Sebelumnya, Zohri sudah diprediksi akan menjadi salah satu tulang punggung atlet atletik NTB dan nasional.

Baca juga:  Tampil di Kejuaraan Dunia, Zohri Tidak Dibebani Target

‘’Tapi ternyata kemunculannya ini lebih cepat dari yang kita prediksi. Jadi, ini sangat kita syukuri,’’ katanya.

Tuan Guru Bajang (TGB) – sapaan akrab Gubernur NTB ini berpesan kepada Zohri agar tetap rendah hati. Selain itu, Zohri diminta tetap tekun berlatih.  Dan ketiga, harus tetap siap membela merah putih.

‘’Itu yang saya pesankan kepada Zohri. Karena kalau tidak hati-hati, jangan sampai kemudian dielu-elukan berlebihan. Kemudian semangat Zohri untuk meningkatkan prestasinya bisa hilang,’’kata TGB. (nas)