Distribusi dan Harga Pangan Dompu Relatif Stabil Selama Puasa

Dompu (Suara NTB) – Puasa Ramadhan tahun 2018, harga sejumlah bahan pokok relatif stabil. Kendati mengalami kenaikan beberapa komoditas, tapi masih bisa dikendalikan. Distribusi pangan untuk memenuhi kebutuhan selama puasa ramadhan juga masih aman.

Plt Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu, Ir. Aminullah kepada Suara NTB, Jumat, 25 Mei 2018 lalu mengungkapkan, alur distribusi pangan yang dicek dari portal di Karaku Desa Katua Dompu, portal di Desa Banggo Kecamatan Manggelewa, pelabuhan Soro Kempo, dan pelabuhan Calabai Pekat masih relatif aman. Kendati data April 2018, banyak gabah kering panen (GKP) yang keluar dari Dompu yaitu sebanyak 687 ton dan yang masuk ke wilayah Dompu sebanyak 114 ton. Sementara untuk gabah kering gili (GKG) sebanyak 167 ton yang masuk dan yang keluar sebanyak 179 ton.

Untuk beras jenis premium yang masuk ke Dompu sebanyak 187 ton dan tidak ada pengiriman keluar. Berbeda dengan beras medium yang tercatat sebanyak 142 ton yang masuk dan 212 ton keluar dari Dompu. “Untuk jagung pipilan yang dikirim keluar selama April sebanyak 45.635 ton,” jelasnya.

Ditambahkan Kasi Harga Pangan, Sukaemi, S.Pt untuk harga pangan di Kabupaten Dompu pada Mei 2018 ini relatif stabil. Bila dibandingkan kondisi ramadhan tahun 2017 lalu dengan saat ini, harga beras premium yang mengalami kenaikan hingga Rp1 ribu per kg. Yaitu saat ini harga beras premium Rp10.500 per kg dan dulu seharga Rp9.500 per kg. Untuk harga beras medium relatif sama Rp9 ribu per kg. Begitu juga dengan beras murah seharga Rp8.500 per kg. “Hasil survei kami, stok bahan pokok di masing – masing distribusi tercukupi minimal hingga lebaran mendatang,” katanya.

Harga kebutuhan lain seperti bawang merah Rp18 ribu, bawang putih Rp25 ribu, cabe rawit merah Rp35 ribu, cabe merah keriting Rp30 ribu, daging ayam ras Rp40 ribu, daging sapi di pemotong Rp95 ribu, telur ayam ras Rp24 ribu per kg, dan gula pasir Rp13 ribu. “Situasi harga ini terus kami up date hingga ke pusat dan akan menjadi rujukan bagi pemerintah, termasuk untuk operasi pasar,” jelasnya.

Stok pangan persediaan pemerintah di Bulog untuk gabah 4.200 ton, dan beras termasuk untuk beras rastra 2.009,475 ton. Selain yang tersedia di Bulog, juga terdapat di penggilingan kecil dan masyarakat. Walaupun di penggilingan jumlahnya tidak banyak dan disesuaikan dengan kapasitas gudangnya. “Stok pangan pribadi masyarakat ndak kita data, makanya yang tercantum hanya stok di Bulog dan penggilingan kecil saja,” terangnya.

Kendati demikian, stok pangan masyarakat Dompu cukup memadai. Berdasarkan produksi gabah untuk bulan April 2018 sebanyak 36.994 ton atau 22.437 ton beras. Dengan jumlah penduduk Dompu sebanyak 241.888 jiwa, kebutuhan konsumsinya sebanyak 2.371 ton per bulan. Sehingga dari produksi gabah pada April, mengalami surplus hingga 20.067 ton. (ula/*)