Pelayanan Izin Berbasis Daring Sepi Pengunjung

Mataram (Suara NTB) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kota Mataram mulai menerapkan sistem layanan perizinan secara daring. Namun penerapan hari pertama, Jumat, 20 April 2018 tampak sepi pengunjung.

Lima izin yang dilayani, kata Sekretaris DPMPTSP, Bambang J.W yaitu, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Mikro, tanda daftar perusahaan ( TDP) Mikro, perpanjangan TDP, izin reklame isidentil dan perpanjangan izin lokasi.

“Kita masih menunggu melayani masyarakat. Hari ini belum ada yang mengajukan izin. Staf saya sudah minta mengarahkan warga kalau ada yang mengajukan satu dari lima izin itu,” kata Bambang.

Baca juga:  Warga Babakan Tolak Pembangunan Ritel Modern

Sistem pelayanan daring telah disimulasikan. Pihaknya memulai dari hal sederhana, sehingga masyarakat tidak banyak mengunduh persyaratan. “Cukup meng-upload KTP dan NPWP saja,” katanya. Sosialisasi secara masif dilakukan. Mulai memasang spanduk di sejumlah titik, running text di perempatan Kantor Gubernur NTB serta media massa.

Kemungkinan kata Bambang, sepinya permohonan lewat daring akibat ketidaktahuan masyarakat. Dijelaskan, pelayanan daring izin sehari pasti jadi. Sebenarnya dihajatkan dari rumah atau tempat kerja masyarakat bisa mengajukan izin.

Baca juga:  Warga Babakan Tolak Pembangunan Ritel Modern

Persyaratan telah diunduh tinggal menunggu notifikasi melalui pesan elektronik. Ini mempermudah masyarakat, sehingga ketika datang ke dinas cukup mengambil izin mereka. “Kalau SDM dan sarana sudah siap,” imbuhnya.

Kedepan, pengurusan izin lain tidak menutup kemungkinan diarahkan pengurusan melalui online. Perlu secara bertahap dulu agar masyarakat terbiasa. (cem)