Pasangan Bakal Calon Bupati Lotim Jalur Independen Penuhi Syarat

Selong (Suara NTB) – Proses verifikasi faktual terhadap bakal pasangan calon dari jalur independen masih berlangsung. Proses verifikasi masih dilakukan hingga tanggal 9 Februari. Satu-satunya pasangan calon perseorangan, Ali Masadi dan Putrawan Habibi (Al – Habib) sudah memenuhi 11.800 foto kopi KTP yang dinyatakan sudah memenuhi syarat.

“Diberikan waktu kepada panwas atau pihak-pihak lain yang kemungkinan ada yang keberatan,” papar Ketua KPU Lotim, Muhammad Saleh, Selasa, 6 Februari 2018.

Dari catatan sementara yang belum diformalkan, ujarnya, bisa saja bertambah dan bisa berkurang, asalkan bisa dipertanggungjawabkan.

Disebut bisa bertambah dan berkurang juga, karena saat ini masih dalam proses rekapitulasi hasil verifikasi faktual yang telah dilakukan di tingkat PPS. Mulai Selasa kemarin sampai Rabu, 7 Februari  hari ini, rekapitulasi dilakukan di tingkat PPK yang ada di kecamatan.

Batas waktunya sampai direkapitulasi terakhir di tingkat KPU Lotim dari Kamis, 8 -9  Februari  mendatang. “Jumat mendatang itu sudah tahu kita untuk pasangan calon bupati dari perseorangan ini,” imbuhnya.

Berbeda dengan gubernur nantinya, ada tahapan lanjutan sebelum sampai tangggal 12 Februari sebagai batas terakhir, karena sudah harus melakukan proses penetapan pasangan

calon yang memenuhi syarat.

Sampai dilakukanya rapat pleno KPU, belum bisa disebutkan ada dukungan yang tidak memenuhi syarat atau tidak. Angka 11.800 orang itu katanya bersifal non formal. Batas minimal untuk pasangan calon dari independen ini 62 ribu lebih. Sedangkan tahap pertama pasangan Alhabib sudah memenuhi sekitar 49 ribu dengan kekurangannya sebanyak 6 ribu lebih. ‘’Maka sisa kewajiban tambahan inilah yang harus dinyatakan memenuhi syarat. Bukan dua kali lipatnya,’’ terangnya.

Adanya ketentuan menyerahkan dua kali lipat itu sifatnya hanya menyerahkan kekurangan. Soal MS dan TMS, itu setelah melalui pleno dan memenuhi angka syarat minimal dukungan jumlah foto copy KTP maka bisa lulus sebagai pasangan calon.

Termasuk untuk gubernur. Dinyatakan bukan tambahan dua kali lipat semua yang harus dinyatakan memenuhi syarat baru disebut lolos sebagai pasangan calon. Akan tetapi cukup memenuhi sisa kekurangan saja, seperti untuk pasangan Ali – Sakti, maka tinggal 50.500 itulah yang wajib MS. Dasar hukumnya, Peraturan KPU Nomor 3 tentang syarat pencalonan, pasal 67 ayat 2 (dua). Logikanya, kata Muhammad Saleh jika yang diharuskan termasuk tambahannya yang harus dinyatakan MS, maka jumlah syarat dukungannya menjadi lebih dari jumlah yang harus diserahkan. (rus)