Jepang Kucurkan Rp 200 Miliar Normalisasi Sungai di Kota Bima

Advertisement

Kota Bima (Suara NTB) – Pemerintah Jepang melalui JICA Agency memberikan bantuan sebesar Rp 200 miliar lebih untuk memperbaiki atau normalisasi dua sungai di Kota Bima, yakni jembatan Padolo dan Jembatan Melayu tahun 2018 ini. Hal tersebut dikatakan Wakil Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin S.E, kepada Suara NTB, Selasa, 23 Januari 2018.

Arahman mengatakan tim dari JICA Agency tersebut sudah melakukan survai pada dua jembatan itu. “Yang jelas 2018 ini sungai Padolo dan Melayu akan dinormalisasi mulai dari hulu sampai hilir,” katanya.

Menurutnya, salah satu penyebab terjadinya genangan air, salah satunya di Kelurahan Paruga Kecamatan Padolo, lantaran kondisi sungai yang tidak normal. Aliran air menuju muara tersendat sehingga menyebakan meluap masuk ke pemukiman warga. “Makanya tahun ini akan diperbaiki total menggunakan bantuan ini,” katanya.

Diakuinya, pada tahun 2018 ini juga akan dilakukan pembangunan dan perbaiki rumah warga yang terkena dampak banjir 2016 lalu. Pasalnya Pemerintah Pusat telah mengucurkan bantuan sebesar Rp 166 miliar lebih. “MoU telah ditandatangani. Tahun 2018 ini akan mulai dikerjakan,” ungkapnya.

Menurutnya anggaran tersebut untuk membeli material atau bahan bangunan rumah yang akan diperbaiki. Sebagiannya untuk pembebasan lahan yang dijadikan lokasi membangun rumah yang berada di sekitar bantaran sungai. “Tapi sebelum dibangun atau diperbaiki. Nanti akan ada tim dari pusat untuk melakukan verifikasi,” pungkasnya. (uki)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.