Pengembang Diminta Siapkan Lahan Pemakaman

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana meminta pengembang perumahan dapat secara kolektif menyiapkan lahan pemakaman. Ide ini sejak lama dirintis melihat lahan tempat pemakaman umum (TPU) semakin sempit di Kota Mataram.

“Apa yang kita rintis selama ini ada tanggungjawab sosial para pengembang. Dan, menjadi jalan keluar terhadap keterbatasan lahan pemakaman,” kata Mohan dikonfirmasi, Jumat, 5 Januari 2017 menanggapi penyampaian satu dari empat rancangan peraturan daerah mengenai Raperda tentang pemakaman yang jadi hak inisiatif Dewan.

Mohan mengingat dulu pernah ada pembagian tanggungjawab secara kolektif terkait penyediaan lahan pemakaman bagi penghuni perumahan heterogen. Dan, Pemkot juga termasuk dalam bagian tersebut. Akan tetapi, secara lebih teknis belum di bahas pola pembagian tanggungjawab antara pemerintah dengan pengembang.

Sejauh ini, lokasi lahan pemakaman juga belum dibahas. Mohan melihat harga lahan di Kota Mataram, relatif mahal. Tetapi, ia berharap lokasi lahan disiapkan pengembang tidak terlalu jauh. “Selama ini terjadi para pemukim di rumah heterogen itu mereka tidak ada tempat, sehingga cari pemakaman umum bagi sanak keluarga mereka meninggal susah,” ujarnya.

Dikatakan, areal pemakaman umum seperti TPU Karang Medain sangat terbatas. Untuk mengakomodir pemakaman warga tinggal di perumahan ke pemakaman di lingkungan tidak mudah. Dipastikan ada konflik karena perbedaan pendapat.

Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman sudah diminta berkomunikasi dengan Royal Estate Indonesia, mencari jalan keluar. Dengan harapan ada jalan keluar dari permasalahan tersebut. “Mudah – mudahan bisa segera teratasi,” demikian ujarnya. (cem)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.