Pengurus Parpol Desak Jabatan Wabup Lobar Segera Diisi

Giri Menang (Suara NTB) – Kalangan pengurus parpol pengusung dan non pengusung mendesak agar DPRD segera melakukan proses pengisian posisi wakil Bupati yang lama lowong. Parpol melalui fraksi-fraksinya di DPRD meminta agar segera membentuk Panitia Pemilihan (Panlih) supaya mulai menerima pendaftaran balon Wabup dari parpol pengusung. Merespon desakan ini, pihak dewan pun akan membentuk Panlih dalam waktu dekat ini.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Lobar, Sulhan Mukhlis kepada wartawan kemarin. Diakui sejumlah fraksi mengontaknya agar segera dimulai proses pembentukan Panlih. Bahkan Parpol yang dulunya menolak justru lebih getol meminta agar segera diproses. Sebaliknya, parpol yang sebelumnya agresif tidak bergerak.

“Saya diminta oleh parpol pengusung dan non pengusung untuk memproses pilwabup ini, pembentukan Palihnya dulu,” jelas Sulhan.

Menyoal belum terbitnya peraturan pemerintah sebagai landasan proses pemilihan, menurut Sulhan, peraturan pemerintah yang dimaksud tersebut tidak hanya berupa PP, namun bisa saja peraturan mendagri atau Permendagri. Ataupun, surat gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah. “Bisa saja PP yang dimaksud tersebut bentuknya itu, sebab namanya regulasi pemerintah.”

Tarik ulur Pilwabup ini, jelasnya bukan di dewan, namun tergantung parpol pengusung. Saat ini justru parpol pengusung dan non pengusung melalui fraksinya meminta agar proses pilwabup disegerakan. Pihak dewan sendiri bakal segera menindaklanjuti dengan membentuk Panlih. Hal ini tergantung dari dewan dan usulan dari Parpol.

“Kalau samua fraksi atau lebih dari 1/2 fraksi di dewan menginginkan ini, bisa segera terlaksana,” jelasnya.

Pembentukan Panlih jelasnya bisa terlaksana jika 1/2 lebih dari fraksi di Dewan menyetujui pembentukan Panlih ini. Diakuinya, beberapa parpol ingin agar Panlih dibentuk awal 2017 ini supaya pemilihan bisa segera terlaksana. Karena beberapa parpol pengusung sudah mulai kendor,  mengalah untuk memasukkan dua nama. (her)