Lagi, Pemkot Hentikan Paksa Pembangunan Tak Berizin

Mataram (Suara NTB) – Penghentian pengerjaan bangunan tidak saja dilakukan di Jalan Sapta Marga. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram, telah mengeluarkan surat perintah penghentian paksa pembangunan bangunan semi permanen di Kelurahan Kebon Sari Kecamatan Ampenan.

Bangunan semi permanen ini berdekatan dengan rumah dinas Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTB. Keberadaannya pun dikeluhkan. Selain tak memiliki izin, posisinya juga melanggar roi jalan.

Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura menjelaskan, bangunan semi permanen di pinggir Sungai Jangkok Kelurahan Kebon Sari, telah dibuatkan surat perintah penghentian paksa bangunan (SP3B). Sebab, bangunan ini melanggar aturan dan tidak mengantongi izin. “Bangunan dekat futsal itu sudah kita buatkan SP3B,” kata Mahmuddin dikonfirmasi, Rabu, 15 Desember 2017.

Mahmuddin mengakui, keberadaan bangunan semi permanen ini dikeluhkan oleh penghuni rumah dinas BPK. Katanya, keluhan itu beberapa kali disampaikan oleh pegawai BPK ke Sekda Kota Mataram. Ini kemudian ditindaklanjuti oleh Bidang Tata Ruang Dinas PUPR untuk menghentikan pekerjaan.

Kalau pun nantinya pengusaha tetap ngotot mengerjakan, tim Yustisi akan turun dan membongkar paksa bangunan tersebut. “Kalau tidak direspons, tim yustisi turun lagi. Yah, terpaksa kita bongkar paksa lagi,” ucapnya.

Sepengetahuan dia, pemilik bangunan tidak pernah mengajukan izin ke Pemkot Mataram. Secara aturan, pembangunan harus mengurus izin ke pemerintah. Apalagi posisi bangunan itu tidak diperbolehkan karena melanggar roi jalan. “Disitu tidak boleh membangun walaupun semi permanen,” katanya.

Mahmuddin mengingatkan sekaligus meminta masyarakat supaya semua proses pembangunan harus meminta izin ke pemerintah. Masyarakat nantinya akan mengetahui apakah bangunan itu melanggar aturan atau sebaliknya. Hal ini harus diperhatikan agar tidak merugikan masyarakat bilamana dilakukan penertiban. (cem)

  Lansia Pengusir Burung, Bertahan Hidup dengan Upah Rp 30 Ribu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here