Walikota Wacanakan Satu Kelurahan Satu Truk Sampah

0
130

Mataram (Suara NTB) – Penanganan sampah masih menjadi fokus perhatian Pemkot Mataram. Belakangan ini, Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh mewacanakan pengadaan satu kelurahan satu truk sampah. “Saya inginnya sarana prasarana sampah ini kita tingkatkan lagi,” kata Ahyar Abduh baru-baru ini.

Wacana pengadaan truk ini sangat dibutuhkan sebagai sarana mobilitas untuk bisa mengcover atau mensweeping tumpukan sampah yang dibuang masyarakat. Tidak hanya sampah, kata walikota, tetapi ada material bangunan yang dibuang masyarakat. “Tetapi ini akan dikaji dulu,” ujarnya.

Selain sarana prasarana, orang nomor satu di Kota Mataram ini berjanji akan meningkatkan kesejahtraan pasukan kuning. Sebab, anggaran Rp 16 miliar dialokasi untuk pengadaan roda tiga itu sudah tidak boleh pengadaan lagi. Termasuk penambahan operasional kendaraan.

Ahyar Abduh menambahkan, keberhasilan Kota Mataram meraih Adipura merupakan bentuk kerja keras pemerintah dengan masyarakat. Artinya, penghargaan ini akan lebih sulit dipertahankan, sehingga butuh partisipasi dan kerja keras bersama.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Irwan Rahadi mengaku sepakat dengan wacana Pemkot Mataram. Artinya, penanganan sampah akan semakin maksimal dilakukan.

Ia menjelaskan, data tahun 2016 lalu sampah yang tertangani 60 – 70 persen. Ketika ada roda tiga meningkat menjadi 75 – 80 persen. Artinya, jika satu truk satu kelurahan akan tertangani secara maksimal bahkan sampah yang terangkut bisa mencapai 95 persen. “Malah lebih bagus itu,” jawabnya.

Dari 39 truk sampah hanya 21 unit kendaraan yang bisa beroperasi dua kali pada pagi dan malam hari. Selebihnya hanya satu kali saja. Paling penting kata Irwan, masyarakat perlu berpartisipasi bukan saja sarana prasarana ditingkatkan, tetapi perilaku masyarakat buang sampah ke sungai dan saluran tetap terjadi. “Yang paling penting itu masyarakatnya sekarang,” kata dia. (cem)

  Sampah Tak Tertampung, Kontainer di Sekitar Pasar Selak Ditambah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here