Pembangunan PLTN Belum Pasti

Mataram (suarantb.com) – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di NTB, diakui Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, M. Husni belum ada langkah pasti. Pihaknya masih menunggu hasil studi kelayakan atau feasibility study (FS) yang akan dilakukan oleh pihak inisiator. Dalam hal ini Badan Tenaga Nuklir (Batan), sebagaimana disebut Anggota Komisi VII DPR RI Dapil NTB, Kurtubi saat kunjungan ke Mataram bulan lalu.

“Belum ada perkembangan, baru penjajakan istilahnya. Yang jelas dia datang presentasi, terus dia sudah jelaskan kemungkinan-kemungkinan. Tentu ada pra FS istilahnya sebelum FS, di situ mungkin dapat dilihat ini lanjut atau tidak,” jelasnya Sabtu, 12 Agustus 2017.

Husni mengaku enggan berbicara lebih jauh, lantaran belum ada hasil dari pra FS tersebut. Ia menyebut dirinya mengkhayal, jika lebih jauh menyebutkan kemungkinan-kemungkinan pembangunan PLTN tersebut. Meski demikian, pihaknya mendukung rencana tersebut, bahkan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi juga mendukung penuh. Masalah pro kontra yang muncul di masyarakat, menurutnya hal biasa.

“Semua kita mendukung ini kan termasuk sumber energi baru. Biasa itu ada pro kontra, jangankan bangun PLTN yang lain saja bisa pro kontra. Mana bisa kita kasih puas semua orang? Makanya nanti dari pra FS akan dijelaskan segala aspeknya, ada aspek teknis, sosial, budaya,” imbuhnya.

Tentang kapan pra FS tersebut akan dilaksanakan, Husni mengatakan belum tahu pasti. Selain itu, dana yang dibutuhkan juga tidak sedikit sehingga mungkin dibutuhkan persiapan terlebih dulu. Pembangunan proyek sebesar PLTN itu pun tak kalah membutuhkan waktu lama.

Ditanya mengenai beberapa pulau kecil di NTB yang dilirik menjadi lokasi PLTN ini, Husni menyampaikan belum keputusan apapun. “Ada beberapa pulau kecil yang dilirik, tapi belum tahu kita pulau mana yang akan disurvei. Soal luasnya nanti kita lihat, kan ada kapasitas kalau kapasitas besar, butuh lahan luas. Ndak bisa kita berkhayal,” sahutnya sambil tersenyum. (ros)