Arena Sepak Bola Mini akan Dibangun di Lapangan Umum Mataram

Mataram (Suara NTB) – Dalam rangka melengkapi fasilitas di Lapangan Umum Mataram sebagai alun-alun kota, Pemkot Mataram membangun arena sepak bola mini di sebelah selatan lapangan. Dengan adanya arena mini ini, warga dapat memanfaatkannya sebagai sarana olahraga. Pada Selasa, 8 Agustus 2017, Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana memantau pembuatan arena sepak bola mini tersebut.

“Ini sudah standar nasional ini kita buat arena sepak bola mini. Di samping itu nanti akan dilengkapi fasilitas pendukung yang lain supaya bisa maksimal sebagai alun-alun kota, sebagai ruang publik,” jelasnya.

Pengelola arena ini berada di bawah Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Mataram, termasuk juga pembangunannya saat ini diinisiasi oleh Dinas Perkim. Selain sebagai sarana olahraga, pembuatan arena sepak bola mini di bagian selatan lapangan ini juga bertujuan agar tidak ada lagi kendaraan yang keluar masuk di lapangan tersebut.

Termasuk juga pada malam hari banyak PKL yang memenuhi bagian tengah lapangan walaupun telah dilarang berkali-kali. “Supaya bisa disterilisasi, supaya tidak ada kendaraan yang keluar-masuk,” katanya.

Berbagai kegiatan masyarakat yang dilakukan di Lapangan Umum Mataram disebutkan Mohan tetap diperbolehkan. Karena hanya lapangan inilah lokasi satu-satunya yang mudah diakses masyarakat. “Tetap kita izinkan cuma tetap ada tanggung jawab untuk bisa memelihara fasilitas yang ada di sini,” ujarnya.

Para PKL juga ditegaskan tak boleh berjualan di tengah lapangan. Mereka hanya diperbolehkan berjualan di bagian pinggir lapangan. Ke depan akan ditata juga tempat khusus bagi PKL di Lapangan Umum Mataram.

“Akan kita siapkan untuk pedagang, saya sudah bicara dengan Pak Alwan (Kepala Dinas Perdagangan),” ujarnya.

Keberadaan PKL yang berjualan di tengah lapangan telah beberapa kali ditertibkan Satpol PP Kota Mataram. Namun mereka kembali lagi berjualan di tengah lapangan pada malam hari. Bahkan para PKL juga melakukan perlawanan terhadap anggota Satpol PP yang mencoba menertibkan mereka. Dengan penataan ini, diharapkan tak ada lagi PKL yang berjualan di tengah-tengah lapangan. (ynt)

  Warga Karang Bagu Malu Ingin Hilangkan Stigma Kampung Narkoba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here