Mori Hanafi, Juru Damai dan Sinterklasnya Orang Bima

Mataram (Suara NTB) – Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi, SE, M.Comm berulangkali menjadi juru damai dari serangkaian konflik yang pernah terjadi di Kabupaten Bima. Ia juga menghidupi banyak kelompok usaha melalui bantuan sosial yang ia salurkan ke ratusan bahkan ribuan kelompok.

Staf ahli Mori Hanafi, Efendi Kusnandar, S.IP, kepada wartawan di Mataram, Selasa, 1 Agustus 2017 menerangkan bahwa selama menjadi anggota DPRD NTB, Mori sudah begitu banyak terlibat dalam upaya perdamaian saat pecahnya gesekan antar warga di Bima.

Fendi menyebutkan, Mori terlibat sebagai inisiator dan deklarator perdamaian perang bersejarah Ngali-Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, pada 2010. Saat meletusnya kerusuhan di Sape-Lambu, pada 2011 silam, Mori juga ikut berperan aktif memastikan perdamaian antar warga dengan aparat bisa terwujud. Pada 2012, Mori juga menjadi juru damai konflik antara Dusun Godo & Desa Semili, Kecamatan Woha, Bima.

Mori menyadari, gesekan di Bima kerap dipicu persoalan sosial-ekonomi. Ia meyakini, jika masyarakatnya sejahtera dan disibukkan dengan aktivitas berusaha, warga tidak akan punya kesempatan untuk berkonflik.

Untuk itulah, ia kini mulai mendedikasikan upayanya untuk memakmurkan warga melalui jalur pemberdayaan ekonomi. Sejak 2009, Mori telah menyalurkan bantuan sosial kepada ribuan kelompok usaha. Ia bak sinterklas yang datang untuk mewujudkan harapan konstituennya.

Fendi menyebutkan, Mori Hanafi juga menginisiasi penciptaan dan penggerak wirausaha baru se NTB Khususnya di Kabupaten Bima dan Kab.Dompu & telah tercipta sekitar 372 wirausaha-wirausaha baru dalam berbagai bidang, diantaranya ; Peternakan bebek 100 kelompok se NTB, Peternakan Ayam 150 Kelompok se NTB, Peternakan kambing 50 kelompok se NTB, Peternakan sapi 30 kelompok se NTB, Peternakan kerbau 10 kelompok, Kelompok nelayan 100 se NTB, Kelompok bakulan 645 se NTB, Kelompok pertukangan dan perkayuan 18 se NTB. Semua ini dapat menyerap paling tidak 10 orang tenaga kerja pada tiap-tiap kelompoknya.

Selain itu, ia juga menyalurkan bantuan hand tractor kepada 300 kelompok se-NTB, bantuan Mesin Air 200 kelompok se-NTB, bantuan mesin semprot 200 kelompok se-NTB, bantuan bibit bawang/padi 100 kelompok se-NTB dan bantuan obat-obatan 50 kelompok se-NTB. (r)