Gubernur Minta Posisi Wabup Lobar Segera Diisi

Giri Menang (Suara NTB) – Pilwabup Lombok Barat (Lobar) yang sejauh ini terkatung-katung lantaran belum ada kejelasan kapan terlaksananya mendapatkan sorotan dari Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi. Orang nomor satu di NTB ini telah mengirim surat ke Pemda dan DPRD Lobar meminta agar posisi jabatan Wakil Bupati (Wabup) segera diisi. Gubernur dalam suratnya tersebut menginstruksikan agar segera dilaksanakan Pilwabup.

Merespon surat ini, sejumlah parpol pengusung di Lobar belum satu suara. Pasalnya sampai saat ini belum ada pembahasan serius antarparpol pengusung terkait pilwabup. Sekretaris DPD II Golkar Lobar, H.M. Zulkarnain mengakui, pihak dewan telah menerima surat dari gubernur tersebut.

Surat itu sendiri ditujukan kepada Pemda dalam hal ini Bupati Lobar. Pihak dewan hanya ditembuskan. Menindaklanjuti itu tentu pihak parpol pengusung perlu menggelar komunikasi intens. Sejauh ini, ia menilai kendalanya terletak pada komunikasi yang kurang intens, sehingga tahun ini bakal lebih diintensifkan.

Pihaknya memastikan pembahasannya setelah selesai pemilihan alat kelengkapan dewan bulan ini, maksimal bulan depan. Ia sendiri mengaku optimis posisi wabup bakal segera terisi. Jikapun ada parpol pengusung yang ragu, menurutnya sah-sah saja.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Lobar, H. L. Muhammad Ismail mengatakan perlu dilakukan komunikasi intensif antara parpol pengusung. Sebab jika ada pertemuan akan jelas berapa jumlah calon yang diuusung. PDIP, tegasnya, tetap pada posisi awal sesuai hasil sidang paripurna bahwa proses pilwabup ini menunggu PP dari UU Nomor 10 tahun 2016.

“Jadi PDIP tetap mengacu hasil sidang yang lalu bahwa proses pilwabup dimulai setelah keluar PP,” tegasnya.

Diakui bendahara DPC PDIP Lobar ini, terjadi tarik ulur antarparpol pengusung disebabkan belum adanya komunikasi intensif. Hal-hal ini perl disinkronkan.

Sekretaris Hanura Lobar, Idris Putrawan menyatakan sikap Hanura sudah jelas dari awal agar pilwabup dilaksanakan. Sebab Hanura sudah merekomendasikan pilihan ke Nauvar Farinduan. Menurutnya, harus ada kejelasan soal komunikasi antara parpol pengusung. (her)