Pemkot Mataram Bayar Pajak Lampu Jalan Rp 2,1 Miliar Sebulan

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram dalam hal ini Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman tengah melakukan pengadaan meterisasi penerangan jalan umum di beberapa titik. Ini sebagai langkah konkret untuk menghemat pembayaran tagihan listrik. Pemkot Mataram membayar pajak penerangan jalan umum (PJU) atau lampu jalan tiap bulan mencapai Rp 2,1 miliar.

Lelang pengadaan meterisasi telah ditender lewat Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) Kota Mataram. Nilai tender paket senilai Rp 800 juta. Pengadaan itu merupakan target Perkim untuk melakukan meterisasi 100 persen PJU di Mataram. Ini dilakukan, pertama, PJU terpasang berdasarkan ketentuan. Kedua, pemerintah ingin penghematan pembayaran, sehingga mempercepat pelayanan PJU secara merata ke masyarakat.

“Pajak PJU disetorkan ke daerah dari masyarakat. Kita ingin semua rata menikati,” kata Kadis PKP Kota Mataram, H.M. Kemal Islam, Rabu, 4 Oktober 2017. Kemal memberikan gambaran kondisi PJU di Mataram hanya 60 persen menggunakan meterisasi. Sedangkan 40 persen menggunakan kontrak daya.

Kontrak daya itu umumnya ditemukan di gang dan jalan – jalan lingkungan. PJU di jalan kota, provinsi maupun nasional 100 persen menggunakan meterisasi. Kondisi ini menyebabkan pembayaran bertahan pada angka Rp 2 miliar – Rp 2,1 miliar tiap bulannya. Tagihan Rp 2 miliar itu didominasi kontrak daya Rp 1,4 miliar. Meterisasi hanya Rp 600 juta.

Pihaknya menginginkan pembayaran PPJU tidak sampai Rp 1,5 miliar jika keseluruhan menggunakan meterisasi. Dari sisi pendapatan PPJU terus mengalami peningkatan pada empat tahun (2014 – 2017). Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PPJU sebelumnya Rp 21 miliar naik menjadi Rp 38 miliar. “PPJU meningkat tiap tahun berkat koordinasi kita dengan PLN. PLN Memberikan data dan info,” aku dia.

Di satu sisi, Perkim dan PLN terus berupaya memutus PJU ilegal yang dipasang masyarakat. Tidak menjadi persoalan jika PJU itu dianggap layak dan sangat penting bagi masyarakat. PLN bisa diminta mencatat dan melakukan penagihan. Secara aturan pemasangan PJU di lingkungan diberikan jarak harus lebih dari 20 meter. Terkadang masyarakat memasang kurang dari itu dan kemungkinan besar dicabut. (cem)