Sejumlah Pimpinan Komisi DPRD Lotim Belum Serahkan Randis

Selong (Suara NTB) – Sejumlah anggota DPRD Lombok Timur (Lotim) masih menggunakan kendaraan dinas (randis). Randis masih melekat di para pimpinan komisi. Padahal sudah diberikan batas waktu penyerahan sampai dengan akhir Agustus lalu.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Lotim, Zaidar Rohman yang dikonfirmasi mengakui sampai saat ini pihaknya belum menerima semua randis dewan. Dalam hal ini, pihaknya masih menunggu data-data mobil dinas yang yang akan diserahkan dari Sekretariat Dewan.

Menurutnya, randis yang dipegang wakil rakyat ini sebanyak 10 unit. Masing-masing untuk pimpinan dewan dan ketua komisi.

Baca juga:  11.896 Randis Masih Nunggak Pajak di NTB

Sekretaris Dewan Lotim, H, Kaharuddin kepada Suara NTB, Senin, 4 September 2017, menegaskan, sampai kemarin, hanya lima kendaraan dinas yang sudah diserahkan, yakni empat pimpinan dan satu unit dari komisi I.

Belum diserahkannya mobil dinas itu dinyatakan bukan berarti karena sengaja. Kendaraan dinas para wakil rakyat itu memang dibatasi penyerahannya sampai dengan Agustus lalu. Namun karena libur, sehingga diberikan toleransi sampai Senin kemarin. “Kita tunggu saja sampai hari ini (Senin kemarin),” ucapnya.

Diterangkan kembali, penyerahan kendaraan dinas para wakil rakyat itu dikarenakan semua ada tambahan tunjangan transportasi yang masuk dalam sistem gaji bulanan. Usulannya Rp 10 juta untuk ketua, Rp 9 juta untuk wakil ketua dan Rp 8 juta untuk anggota. “Itu baru usulan dan belum menjadi ketetapan,” katanya.

Baca juga:  Pemkab Sumbawa Alokasikan Pengadaan Dua Randis

Sesuai aturan yang berlaku, setelah menerima tunjangan transportasi seluruh kendaraan dinas harus diserahkan kembali. Pimpinan Dewan juga sebelumnya menyatakan memilih tunjangan transportasi dibandingkan kendaraan dinas. Pembayaran tunjangan transportasi itu rencana akan dibayar mulai Oktober mendatang. Tunjangan transportasi terhitung pembayarannya mulai Agustus 2017. (rus)