Pedagang Kebon Roek Enggan Dipindah ke Lantai Satu

Mataram (Suara NTB) – Sebagian besar pedagang di Pasar Kebon Roek yang berjualan di bawah tangga atau lahan parkir enggan dipindah ke bangunan lantai satu. Rencananya dalam waktu dekat Dinas Perdagangan Kota Mataram akan memindahkan mereka sehingga tak lagi semrawut.

Keengganan beberapa pedagang ini karena menurut mereka, jika pedagang di atas maka pembeli akan semakin berkurang yang tentunya akan berdampak besar terhadap pendapatan mereka.

“Kalau bisa jangan (dipindah). Di bawah saja sepi orang belanja, apalagi di atas. Ndak ada yang belanja nanti kalau dipindah ke atas,” kata salah seorang pedagang ikan, Fauziah kepada Suara NTB, Jumat, 28 Juli 2017.

Fauziah mengatakan telah dua tahun terakhir berjualan di bawah tangga. Ia mengeluh belakangan ini pendapatannya menurun karena pembeli sepi. Karena itu ia khawatir jika naik ke atas tak ada pembeli yang belanja.

“Sepi sekarang ini. Saya bawa udang 3 kilogram saja masih banyak. Apalagi kalau pedagang

di atas, saya khawatir makin sepi,” ujarnya.

Ia mengatakan tidak keberatan dipindah dengan syarat semua pedagang di lahan parkir itu dipindah. Jika hanya sebagian yang dipindah, maka banyak juga pedagang yang akan komplain. Karena jika masih banyak pedagang di bawah, pembeli akan malas naik ke atas dan cukup berbelanja di bawah.

Masukan itu juga menurutnya telah disampaikan ke pihak Dinas Perdagangan yang datang mendata mereka. “Kita sudah didata segala macam, sekarang nunggu keputusan pemerintah,” kata dia.

Senada dengan Fauziah, salah seorang pedagang sayur, Istiarah juga mengaku khawatir dagangannya tak laku jika hanya sebagian pedagang yang dipindah ke atas. Jika semua pedagang di bawah itu dipindah, ia tak keberatan juga berjualan di lantai satu.

“Harus pedagang di kiri-kanan ini juga ikut dipindah. Kalau cuma sebagian nanti orang lebih memilih belanja di bawah saja. Di atas ndak ada orang yang mau naik,” jelasnya. (ynt)