Dividen Bank NTB, Loteng Dapat Rp 10 Miliar

Praya (Suara NTB) – Pemkab Lombok Tengah (Loteng) tahun ini bakal memperoleh dividen dari Bank NTB sebesar Rp 10 miliar lebih. Angka ini naik dari pemasukan dividen tahun sebelumnya yang mencapai hampir Rp 9 miliar. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng, H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., Rabu, 24 Mei 2017.

Ditemui di ruang kerjanya, Nursiah menjelaskan, alokasi besaran dividen yang diperoleh Loteng sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTB awal pekan kemarin.

“Jadi ada kenaikan besaran dividen dari Bank NTB sebesar Rp  1 miliar lebih tahun ini bagi Pemkab Loteng. Itu sesuai dengan besaran penyertaan modal dari Pemkab Loteng sejauh ini,” terangnya.

Baca juga:  Pegadaian Tawarkan Naik Haji Dengan Menabung Sampah

Hingga saat ini, besaran penyertaan modal Pemkab Loteng di Bank NTB sudah mencapai sebesar Rp

47 miliar lebih, sehingga menempatkan Pemkab Loteng sebagai pemilik modal ke empat terbanyak di Bank NTB dari 10 kabupaten/kota yang ada ditambah Pemprov NTB.

Nursiah menjelaskan, sesuai keputusan RUPS Bank NTB pula, dividen yang diperoleh nantinya akan dialokasikan kembali untuk menambah besaran modal Pemkab Loteng di Bank NTB, sehingga tahun ini total penyertaan modal Pemkab Loteng di Bank NTB bertambah menjadi Rp 57 miliar lebih.

Baca juga:  Saat Pelaku Usaha Kecil Tak Lagi Terjerat “Bank Rontok”

Meski demikian, prosedur penambahanya penyertaan modal tersebut tetap harus mengikuti mekanisme APBD dan tidak bisa langsung dialokasikan kembali oleh pemerintah daerah ke Bank NTB begitu saja. Di mana nantinya, dividen dari Bank NTB tersebut akan ditarik dulu ke kas daerah. Kemudian dimasukkan dalam pembahasan APBD dan dialokasikan lagi ke Bank NTB. (kir)