KNPI KSB Gelar Acara Sekolah Politik Pemuda

Taliwang (Suara NTB) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumbawa Barat menggelar kegiatan sekolah politik pemuda. Kegiatan yang mengangkat tema pemuda partai, kaderisasi, dan pengabdian dilakukan sebagai rangkaian kegiatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) tahun 2017.

Pantauan Suara NTB di lokasi, Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin MM, Sekda Sumbawa Barat Abdul Azis SH, MH, Anggota DPRD Sumbawa Barat Mustakim Patawari LM, S. Stp, M. Si.

Sementara yang hadir  sebagai pemateri anggota DPR RI, Dr. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc, mantan Bupati Sumbawa Barat, Dr. KH. Zulkifli Muhadli, M.M, dan Anggota DPRD NTB Nurdin Ranggabarani SH, MH. Selain itu, sejumlah pimpinan SKPD, pimpinan partai politik, pemuda partai, organisasi kepemudaan dan organisasi mahasiswa yang ada di Sumbawa Barat.

Ketua KNPI Sumbawa Barat, Trisman, ST mengatakan, sekolah politik pemuda ini digelar KNPI ini murni dilaksanakan karena melihat keaktifan pemuda, terutama pemuda partai. Bahkan hasil pemantauan yang dilakukan pihaknya, beberapa pemuda partai sering berkumpul dan berdiskusi di beberapa tempat di Kota Taliwang. Melihat hal tersebut, maka KNPI menjadikan sebagai modal regenerasi kader partai di Sumbawa Barat.

“Dengan hadirnya pemateri yang sudah sangat senior dalam berpolitik diharapkan bisa menjadi pemacu pemuda partai kearah yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin MM mengatakan, politik merupakan seni untuk mencapai kekuasaan yang semata-mata untuk kepentingan umum. Tetapi politik ini bukanlah sarana untuk mencapai kepentingan pribadi atau kelompok, bukan pula untuk mencapai tujuan tertentu dengan mengatasnamakan kepentingan umum.

“Tujuan yang ingin dicapai dari berpolitik ini untuk kepentingan umum tidak ada kepentingan lainnya,” ungkapnya. Tetapi tidak sedikit juga oknum yang memanfaatkan politik ini sebagai ajang untuk saling menjatuhkan. Inilah yang harus dicermati supaya politik ini bisa kembali ke makna sesungguhnya. (ils)