Oknum Kades Diduga Amoral Tidak akan Diproses

Advertisement

Bima (Suara NTB) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kabupaten menegaskan tidak akan memproses adminstrasi oknum Kades Desa O’o Kecamatan Donggo, Mnw yang diduga berbuat amoral (asusila) dengan seorang warganya.

“Bagaimana bisa kami memproses sementara keduanya sudah sah sebagai suami istri,” kata Kepala DPMDes Kabupaten Bima, Drs. Andi Sirajuddin M.Ap kepada Suara NTB, Kamis, 4 Mei 2017.

Dikatakan, DPMDes setempat sudah memanggil oknum Kades tersebut, untuk mengklarifikasi seputar dugaan tindakan asusila yang dilakukannya, seperti yang diaspirasikan oleh warga Desa O’o di DPRD, Rabu, 3 Mei 2017.

“Mnw mengaku perempuan yang diisukan dengannya berbuat amoral itu adalah istrinya. Lalu apalagi bisa yang kami proses, orang sudah jelas-jelas suami-istri,” katanya.

Andi menjelaskan, pihaknya akan bersikap dan memproses Kades tersebut, apabila sudah tertangkap tangkap sedang berbuat amoral (asusila), serta ada putusan pengadilan yang bersangkutan terbukti berbuat.

“Kami mau memproses dan bersikap sementara kami tidak memiliki dasar yang jelas. Kami juga harus kooperatif dan disesuiakan dengan aturan yang ada,” jelasnya.

Andi menegaskan kasus dugaan amoral tersebut tidak akan diproses lebih lanjut oleh pihaknya. Kalaupun dipanggil oleh DPRD, pihaknya akan tetap menghadap dan memberikan keterangan sesuai fakta-fakta yang terjadi.

“Kami tidak keberatan jika dipanggil oleh legislatif. Malah justru semakin lebih baik agar bisa meluruskan persoalan yang terjadi,” pungkasnya

Seperti diberitakan, puluhan warga desa O’o Kecamatan Donggo, menggelar dialog dengan Komisi I DPRD Kabupaten Bima, di ruang komisi setempat, Rabu, 3 Mei 2017. Mereka menuntut agar dikeluarkan rekomendasi pencopotan terhadap Kades.

Mereka tidak terima dipimpin oleh pemimpin yang diduga berbuat amoral (asusila) dengan seorang warganya, yang juga diketahui merupakan seorang janda, inisial Idw (21).  (uki)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.