Izin Retail Modern di KSB Dihentikan

Taliwang (Suara NTB) – Wakil ┬áBupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST menegaskan untuk sementara pembangunan gedung pasar modern sudah dimoratorium (dihentikan). Dihentikan tersebut dengan catatan tidak didirikan di tempat yang ramai, karena dikhawatirkan bisa mengganggu siklus ekonomi masyarakat. Moratoriumnya pembangunan pasar Modern ini juga dilakukan, agar tidak terjadi kecemburuan sosial di masyarakat.

“Sementara ini, izin pembangunan pasar modern kita hentikan. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi gejolak di masyarakat dengan merebaknya toko modern ini,” ungkap wabup kepada Suara NTB, Kamis, 30 Maret 2017.

Disebutkan wabup, sejujurnya Pemkab sangat membutuhkan adanya pasar modern sebagai modal untuk investasi. Tetapi yang perlu dilihat dalam pembangunan pasar modern berkaitan dengan letak lokasi yang akan dibangun bukan di tempat yang ramai (dalam kota).

Artinya, dengan keberadaan pasar modern ini harus bisa menjadi lokasi penghubung masyarakat kota dan desa dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Bisa diindikasikan, toko modern ini harus bisa menjadi alternatif lokasi belanja lainnya bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan.

Sementara terhadap beberapa lokasi toko modern yang sudah ada saat ini, ia menegaskan hanya itu saja, tidak bisa ditambah-tambah lagi. “Toko modern yang ada selama ini hanya itu saja, tidak ada penambahan lokasi lainnya,” tandasnya. (ils)