Lagi, Mayat Bayi Ditemukan Tergeletak di Teras Warga

Selong (Suara NTB) – Penemuan mayat bayi atau orok yang ditelantarkan orang tak dikenal kembali terjadi di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Kamis, 9 Maret 2017, sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki kembali ditemukan tergeletak di teras warga, penemuan itu membuat masyarakat setempat geger.

Informasi yang diterima Suara NTB, bayi malang pertama kali ditemukan Minarti, warga Lingkungan Lauq Masjid Kelurahan Pancor Kecamatan Selong.

Ketika itu, sekitar pukul 05.00 Wita ia membuka pintu rumahnya saat hendak berangkat ke pasar. Tiba-tiba ia melihat bungkusan plastik warna ungu yang berisi kain sarung berwarna merah, setelah diperiksa atau membukanya, Minarti terkejut karena di dalam bungkusan plastik tersebut ada orok berjenis kelamin laki-laki lengkap dengan ari-arinya.

Minarti kemudian memanggil suaminya, Jumarjan untuk melihat bayi mungil sebelum kemudian diinformasikan ke

masyarakat sekitar. Sementara, masyarakat yang menerima informasi penemuan bayi itu berdatangan untuk melihat kondisi bayi. Setelah itu, jasad bayi dibawa ke Puskesmas Selong oleh tim identifikasi untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Dari keterangan keterangan Dokter Puskesmas Selong, kata Kapolsek Selong, Iptu. Lalu Panca Warsa, SH, kondisi orok saat ditemukan sudah lengkap dan diperkirakan umur kandungan antara 6 sampai 7 bulan. Adapun panjang dari orok, yakni 31 cm dan berat 4,5 ons. Selain itu, orok tersebut dari pemeriksaan tim medis juga diperkirakan dilahirkan sekitar pukul 04.00 wita pada hari yang sama atau satu jam sebelum ditemukan oleh warga. Selanjutnya orok oleh tim penyidik diserahkan kepada Lurah Pancor untuk dilakukan pemakaman.

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan terhadap pelaku. Semua saksi-saksi sudah kami mintai keterangan, sehingga secepatnya pelaku bisa diketahui,”ungkapnya. (yon)