Pemkot Siapkan Dua Opsi Relokasi Bangunan Samping Mall

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram merancang skenario penertiban bangunan di samping Mataram Mall. Dua opsi itu, mengubah aliran saluran dan merelokasi ke lahan milik Pura Dalem Karang Jangkong.

Dua opsi tersebut dinilai alternatif terbaik bagi Pemkot Mataram dan para pedagang. Disatu sisi, lokasi tersebut tidak menyalahi aturan. Disisi lain, pedagang tetap berjualan di lokasi tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, Ir. H. Effendi Eko Saswito memaparkan, dua opsi akan dilakukan untuk mengintervensi penanganan bangunan di samping Mataram Mall di Kelurahan Cilinaya Cakranegara. Pertama, mengubah alur saluran. Rencananya, akan ditutup dengan box alpet, sehingga ada space untuk membangun lapak.

Solusi pertama ini harus dikonsultasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Sekarang harus dikonsultasikan. Itu boleh atau tidak. Kalau boleh segera lakukan penataan,” kata Sekda, Jumat, 20 Januari 2017.

Jika hasil konsultasi disetujui Kementerian PUPR. Dalam waktu dekat akan segera dilakukan penataan.

Kedua, Pemkot Mataram akan meminjam lahan Pura Dalem Karang Jangkong. Tapi itu masih susah, karena harus dibahas dulu dengan internal pengurus pura. Makanya kedua ini kata Sekda, bisa jadi solusi permanen.

Pola dilakukan yakni penataan. Termasuk penataan saluran tanpa mengubah fungsi saluran. “Nanti posisi bangunan di belakang,” sebutnya.

Menanggapi desakan Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional, Eko menambahkan secepat mungkin melakukan penataan sembari menunggu hasil konsultasi dengan Kementerian PUPR.

Sekitar 30-an lebih bangunan di samping Mataram Mall tersebut diduga melanggar Perda RTRW nomor 12 tahun 2011. Posisi bangunan di atas saluran diduga pemicu banjir maupun genangan.

Kementerian ATR/BPN bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Pekerjaan Umum NTB, mengingatkan para pedagang agar segera pindah. Plang imbauan dipasang untuk mengingatkan bahwa kawasan tersebut melanggar aturan. (cem)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.