Tersangka OTT, Oknum ASN Dinas PU Diberhentikan Sementara

Giri Menang (Suara NTB) – Pemda Lombok Barat (Lobar) telah memberhentikan sementara oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pekerjaan Umum ZA yang kini ditahan polisi, lantaran tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh tim Saber Pungli Polres telah diberhentikan sementara dari statusnya.

Oknum ini pun tak menerima gaji penuh seperti biasanya. Untuk menjatuhkan sanksi pemberhentian permanen, Pemda Lobar masih menunggu keputusan tetap (inkracht) dari pengadilan. “Oknum Dinas PU itu sudah diberhentikan sementara, sudah itu,” tegas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lobar, H. Ahdiat Subiantoro belum lama ini.

Baca juga:  Jampidsus Pertanyakan Pengembangan Kasus BPR

Dijelaskan, proses pemberhentian sementara oknum ASN dilaksanakan begitu bersangkutan ditahan. Lalu usulan dari Dinas PU masuk ke BKD lalu dilanjutkan ke pimpinanan. Setelah itu, keluarlah pemberhentian sementara terhadap bersangkutan.

Pemberhentian sementara ini, jelasnya, dilakukan karena bersangkutan tak pernah masuk kantor, karena ditahan polisi. Sambil menunggu proses hukum berjalan. Sebelum putusan pengadilan keluar, pihak pemda tidak bisa melakukan langkah tersebut.

Baca juga:  Polda NTB Intip Proyek Jembatan Padolo Rp16,9 Miliar

Terkait berat atau tidak sanksi yang bakal dijatuhkan terhadap bersangkutan nantinya tergantung hasil putusan di pengadilan hingga di MA. Sesuai ketentuan PP 53, jelasnya, jika hukuman di atas 5 tahun maka diberhentikan permanen dari PNS, sedangkan jika di bawah 5 tahun, maka tidak diberhentikan. Namun tentu terkait pemberian sanksi ini pihak pemda akan mengkaji dulu lebih jauh mengacu kriteria. (her)