Polisi Buru Otak Pencurian Ternak di Labangka

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dua terduga pelaku pencurian ternak di Kecamatan Labangka yang terjadi beberapa waktu lalu sudah diamankan pihak kepolisian. Namun satu orang terduga pelaku yang merupakan otak pencurian masih terus diburu.

Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Labangka, Iptu  I Ketut Suryana kepada wartawan, Rabu, 4 Januari 2017 menyatakan, pihaknya belum menemukan yang bersangkutan sejak melakukan aksi pencurian beberapa waktu lalu.

“Saat itu informasinya dia lari ke desa SP Kecamatan Palampang. Namun setelah kita cari sudah tidak ada. Kemungkinan dia sudah keluar. Kalau tidak ke Lombok, mungkin ke Batam. Kamipun sudah memasukkan dia ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Kami tetap akan melakukan pencarian. Sampai kapanpun dia kembali, tetap akan kita proses.,” ujarnya.

Baca juga:  Polda NTB Tembak Buron Pencuri Spesialis Motor

Disebutkannya, dari pemeriksaan dua tersangka yang sebelumnya diamankan, Jm lah yang merencanakan pencurian tersebut. Dimana Jm menghubungi dan mengarahkan kedua tersangka (Sh dan BS).

Kebetulan kedua tersangka yang merupakan mertua dan menantu tersebut menjual beli sapi di wilayah Plampang. Sehingga masyarakat tidak curiga dengan gerak geriknya.

“Memang Sh dan BS pembeli sapi di sana. Sehingga saat masuk ke desa tempat melakukan pencurian, masyarakat tidak curiga. Namun pencurian tersebut, awalnya dari Jm. Dia yang menghubungi dan mengarahkan keduanya,” tukasnya.

Baca juga:  Penusukan di Hotel, Pelaku Diduga Kehabisan Uang Kencani Wanita

Ia menambahkan, dengan aksi pencurian ternak ini, menjadi kali ketiganya Jm melakukan tindak pidana. Sebelumnya Jm pernah melakukan pencurian uang di tambak. Ia pun sudah diproses hukum. Selain itu Jm juga terlibat kasus pencurian sepeda motor (curanmor). Jm pun sudah divonis satu tahun penjara dan menjalani hukuman.

“Setelah keluar dia melakukan lagi. Sehingga sudah tiga kasus yang dilakukan dengan pencurian ternak ini,” pungkasnya. (ind)