Jelang Mutasi, Sekda Minta Pejabat Pemkot Mataram Jangan Galau

Advertisement

Mataram (suarantb.com) – Jelang mutasi besar-besaran di lingkup Pemkot Mataram pada akhir Desember ini, Sekda Kota Mataram, H. Effendi Eko Saswito meminta kepada para pejabat agar jangan galau. Para pejabat disebutkan Eko harus siap ditempatkan di mana saja sesuai dengan sumpah ASN yang telah diikrarkan.

“Tidak perlu galau, semua itu kan sama saja sebenarnya. Kan sudah jelas itu sumpahnya,” pesannya.

Pergeseran jabatan dan mutasi yang akan dilaksanakan untuk menyesuaikan dengan OPD baru. Eko menyampaikan penempatan pejabat telah disesuaikan dengan kualifikasi dan kompetensi masing-masing pejabat yang telah dipetakan melalui hasil assessment dan evaluasi sebelumnya.

Di samping itu, sesuai dengan sumpah ASN yang diikrarkan pada saat pengangkatan pejabat tersebut, semua ASN telah disumpah bersedia ditempatkan di manapun sesuai dengan kebutuhan daerah. Karenanya, tidak ada alasan bagi ASN untuk berberat hati dengan mutasi yang akan dilakukan Pemkot Mataram.

Pemkot Mataram telah membentuk OPD baru beberapa bulan lalu dan akan mulai diberlakukan pada 1 Januari 2017 mendatang. Terbentuknya OPD baru ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas jalannya pemerintahan Kota Mataram dalam mewujudkan birokrasi pemerintahan yang lebih baik. Terutama dalam pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) Kota Mataram yang meningkat di tahun 2017 mendatang menjadi Rp 300 miliar.

Eko mengatakan, bentuk OPD yang baru tersebut sejatinya tidak mengalami banyak perubahan fungsional dari SKPD-SKPD sebelumnya. Hanya dilakukan perombakan-perombakan pada struktur organisasi dari SKPD tersebut seperti integrasi beberapa SKPD atau pemecahan satu SKPD menjadi beberapa SKPD baru.

Eko mengatakan, pembentukan OPD baru ini merupakan salah satu perwujudan amanah UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, serta Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Hal tersebut merupakan suatu kewajiban yang wajib dilaksanakan oleh tiap-tiap daerah.

“Kita harapkan organisasi akan berjalan lebih efektif lagi. Karena bagaimanapun juga, ini kan sudah kehendak undang-undang dan PP Nomor 18 Tahun 2016 itu,” ujar Eko. (rdi)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.