BKKBN Perwakilan NTB Apresiasi 17 Kampung KB di Kabupaten Bima

Bima (Suara NTB) – BKKBN Perwakilan Provinsi NTB mengapresiasi pengukuhan 17 Kampung Keluarga Berencana (KB) yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Bima.

“Kabupaten Bima sungguh luar biasa, karena pada tahun ini sudah start awal membentuk kampung KB,” puji Kepala BKKBN Perwakilan NTB, Dr. Drs. Lalu Makripuddin, M.Si, saat memberikan sambutan di acara pengukuhan Kampung KB, di Aula Paruga Sila, Jumat (2/11).

JAWAB - Kepala BKKBN Perwakilan NTB, Lalu Makripuddin saat menjawab pertanyaan peserta pada dialog interaktif tentang Kampung KB, di Aula Paruga Sila, Jumat (2/12).

JAWAB – Kepala BKKBN Perwakilan NTB, Lalu Makripuddin saat menjawab pertanyaan peserta pada dialog interaktif tentang Kampung KB, di Aula Paruga Sila, Jumat (2/12).

Menurut dia, Kampung KB merupakan program Presiden Ir. H. Joko Widodo, yang dikemas dalam nafas Nawacita. Tujuannya, mengentaskan masalah sosial. pengangguran, kependudukan, sarana sanitasi, pendidikan dan kesehatan

SAMBUT - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Hj. Ermalena MHS, Kepala BKKBN Provinsi NTB, Lalu Makripuddin disambut masyarakat dan peserta di acara pengukuhan Kampung KB di Aula Paruga Sila Kabupaten Bima, Jumat (2/12).

SAMBUT – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Hj. Ermalena MHS, Kepala BKKBN Provinsi NTB, Lalu Makripuddin disambut masyarakat dan peserta di acara pengukuhan Kampung KB di Aula Paruga Sila Kabupaten Bima, Jumat (2/12).

“Program ini difokuskan pada dusun atau desa yang memiliki latar belakang kumuh, tingkat pelayanan kesehatan yang kurang. Anak-anak banyak yang putus sekolah, akibat lonjakan jumlah penduduk yang banyak,” terangnya.
Pihaknya mengajak kepala dusun, kepala desa, camat serta para tokoh masyarakat  bersama-sama bekerja, saling bahu membahu mensukseskan program ini agar bisa berjalan lancar sesuai dengan rencana.

DIALOG - Suasana dialog interaktif Kampung KB dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Hj. Ermalena MHS, Kepala BKKBN Perwakilan NTB, Lalu Makripuddin, Jumat (2/12).

DIALOG – Suasana dialog interaktif Kampung KB dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Hj. Ermalena MHS, Kepala BKKBN Perwakilan NTB, Lalu Makripuddin, Jumat (2/12).

“Apapun program dari pemerintah. Tanpa ada dukungan dan bantuan dari semua pihak tidak akan terlaksana dengan baik. Mari kita sungguh-sungguh sukseskan program ini,” harapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Bima, Drs. H. Taufik Hak, M.Si mengukuhkan 17 kampung KB yang tersebar di 18 kecamatan. Harapannya, mampu mewujudkan masyarakat Bima yang sejahtera dan menekan jumlah penduduk.

SERAHKAN - Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi NTB, Lalu Makripuddin menyerahkan hadiah kepada seorang penanya, usai melakukan dialog interaktif.

SERAHKAN – Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi NTB, Lalu Makripuddin menyerahkan hadiah kepada seorang penanya, usai melakukan dialog interaktif.

“Setiap kecamatan memiliki satu Kampung KB. Saya berharap semua pihak mendukung dan sungguh-sungguh sukseskan program ini,” katanya.

Menurut Sekda, lonjakan kependudukan di Kabupaten Bima setiap tahun terus meningkat. Berdasarkan data stastistik, angkanya sekitar 500 ribu jiwa. Sementara berdasarkan data Dinas kependudukan dan Catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima sebanyak kurang lebih 600 jiwa.

Dia mengaku, apabila jumlah penduduk semakin banyak, namun berkualitas rendah justru membuat pembangunan di sektor lain menuai kendala. Karena pemerintah fokus menangani dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

6.HADIRI - Peserta menghadiri acara pengukuhan Kampung KB di Aula Paruga Sila, Jumat (2/12).

HADIRI – Peserta menghadiri acara pengukuhan Kampung KB di Aula Paruga Sila, Jumat (2/12).

“Makanya tidak heran banyak warga Indonesia bekerja di luar negeri, akibat lonjakan penduduk yang tinggi. Sementara ketersediaan lapangan pekerjaan sangat minim,” katanya.

Di samping itu, untuk mendukung program KB menekan laju penduduk. Taufik mengaku, pemerintah daerah telah menaikkan anggarannya dari tahun 2016 sebesar Rp 1 miliar, kini tahun 2017 menjadi Rp 5 miliar. “Hal ini sebagai upaya dan keseriusan pemerintah daerah untuk menekan laju penduduk,” pungkasnya.

Dalam acara pengukuhan itu dihadiri, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dra. Hj. Ermalena MHS, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima, H. Muhammad, Camat se Kabupaten Bima, desa dan dusun yang dikukuhkan sebagai Kampung KB, pengurus PKK tingkat kecamatan, tokoh masyarakat.

Usai acara kemudian dilanjutkan dialog interaktif masalah KB. Di mana tujuh orang perwakilan mendapat kesempatan untuk menyampaikan masalah, saran, kritik yang dihadapi dalam program KB. Acara ini ditutup dengan pembagian hadiah. (uki/*)